GAMBARAN TITER ANTIBODI TERHADAP PENYAKIT Newcastle Disease PADA AYAM BROILER YANG DIHASILKAN DARI PROGRAM VAKSINASI YANG BERBEDA
CAHYO ANDI SETIAJI, Dr. drh. Michael Haryadi Wibowo, M.P.
2013 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWANNewcastle Disease (ND) adalah penyakit sistem pernafasan yang bersifat akut yang menyerang ayam pada berbagai umur dan dapat menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup besar. Strategi pengendalian utama terhadap penyakit ND adalah dengan vaksinasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran titer antibodi terhadap penyakit ND pada ayam broiler yang dihasilkan dari program vaksinasi yang berbeda. Dua ratus ekor ayam broiler berumur satu hari (DOC) dibagi menjadi empat kelompok. Kelompok I terdiri dari 25 ekor ayam, hari pertama priming vaksin live bivalen Newcastle Disease-Infectious Bronchitis (ND-IB) melalui tetes mata ditambah vaksin killed ND melalui subkutan dan hari kedelapan belas dibooster vaksin live monovalen ND melalui tetes mata. Kelompok II terdiri dari 25 ekor ayam, priming vaksin live bivalen (ND-IB) dan booster live bivalen (ND-IB) melalui rute dan hari yang sama dengan kelompok I. Kelompok III terdiri dari 25 ekor ayam, priming vaksin live bivalen (ND-IB) dan dibooster vaksin live monovalen Newcastle Disease ND melalui rute dan hari yang sama dengan kelompok I. Kelompok IV terdiri dari 125 ekor ayam tidak mendapatkan vaksinasi dan digunakan sebagai kontrol. Sampel darah diambil dari 20 ekor ayam pada tiap kelompok secara repetisi untuk diuji titer antibodi menggunakan metode hemaglutinasi inhibisi (HI) pada hari 1, 9, 15, 22 dan 30. Hasil titer antibodi tiap kelompok dihitung menggunakan Geometric Mean Titer (GMT) kemudian dianalisis menggunakan metode ANOVA untuk mengetahui tingkat signifikansi antar kelompok perlakuan. Hasil perhitungan dengan metode GMT menunjukan bahwa kelompok II mempunyai nilai tertinggi diantara ketiga kelompok lainnya, walaupun demikian hasil analisis menggunakan ANOVA tidak menunjukan hasil yang signifikan (p>0,05) antara kelompok I, II dan III. Hasil signifikan (p<0,05) ditunjukan antara kelompok yang mendapatkan vaksinasi (I, II dan III) dibandingkan dengan kelompok IV yang tidak mendapat vaksinasi (kontrol). Titer antibodi yang diperoleh dari program vaksinasi yang berbeda menggunakan vaksin live bivalen ND-IB, vaksin killed monovalen ND dan vaksin live monovalen ND tidak menghasilkan perbedaan titer yang signifikan.
broiler Newcastle Disease (ND) is an accute disease of respiratory system that infects multi-age chicken and makes a huge economic loss. The main control strategy to ND infection is vaccination. This research aims to know antibody titer toward ND disease in chicken which produced from different vaccination programme. t Two hundred day old broiler chickens (DOC) divided into four groups. Group I consist of 25 chickens, in first day undergo priming vaccination with Newcastle-Infectious Bronchitis (ND-IB) live bivalen vaccine via eye drop, added with ND killed vaccine via subcutaneous injection and in 18 days boosted with ND live monovalent vaccine via eyedrop. Group II consist of 25 chickens, undergo primming vaccination with live bivalen (ND-IB) vaccine, then boosted with live bivalent (ND-IB) vaccine in the same route and day with group II. Group III consist of 25 chickens undergo primming vaccination with live bivalent (ND- IB) vaccine, then boosted with live monovalent ND in the same route and day with group I. Group four consist of 125 chicken did not get vaccination and used as control group. Blood sample taken from 20 chickens in each group repetitively for antibody titer examination with hemaglutination inhibition (HI) at 1, 9, 15, 22, and 30 day. Antibody titer result of each group measured with Geometric Mean Titer (GMT) then analyzed with ANOVA method to determine significancy level between treated groups. Antibody titer from different The GMT result showed that group two having highest value among three others group, although analysis result using ANOVA showed non significant different (p> 0,05) among group I,II, and III. Significant result p (0,05) showed by group that having vaccination (I,II, and III) compared to group that having no vaccination or control group (IV). vaccination programme, using live bivalent ND-IB vaccine, killed monovalent ND vaccine, and live monovalent ND vaccine did not produce significant different of antibody titer.
Kata Kunci : vaksin ND monovalen dan bivalen, program vaksinasi, titer antibodi, Geometric Mean Titer, Hemaglutinasi Inhibisi