Laporkan Masalah

EVALUASI SISTEM INFORMASI REKAM MEDIS DI RSU PKU MUHAMMADIYAH BANTUL BERDASARKAN PENDEKATAN KEMUDAHAN DAN KEMANFAATAN

PRISSILIA RHESAVANI, Arief Kurniawan Nur P., SKM

2013 | Tugas Akhir | D3 REKAM MEDIS

Latar belakang: Sejak tahun 1998, RSU PKU Muhammadiyah Bantul sudah mengalami tiga kali pergantian Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), termasuk di dalamnya Sistem Informasi Rekam Medis, perubahan yang terakhir yaitu pada bulan Agustus 2012 dilakukan update terhadap SIMRS dengan tujuan tercapainya kecepatan pelayanan dan pembuatan laporan rumah sakit yang bisa dipertanggungjawabkan. Setiap perubahan pasti akan mempengaruhi sikap penggunanya dalam menerima perubahan tersebut. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi untuk mengetahui persepsi pengguna dalam menerima perubahan berdasarkan kemudahan dan kemanfaatan sehingga dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan apabila hendak dilakukan pengembangan sistem berikutnya. Tujuan: Mengetahui persepsi pengguna (user) yaitu petugas rekam medis RSU PKU Muhammadiyah Bantul dalam menerima penerapan Sistem Informasi Rekam Medis berdasarkan pendekatan kemudahan dan kemanfaatan. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini yaitu deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Rancangan penelitian adalah cross-sectional. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Hasil: Sistem Informasi Rekam Medis di RSU PKU Muhammadiyah Bantul mudah digunakan karena sudah memenuhi tiga indikator kemudahan oleh Davis (1989) yaitu mudah dipelajari, menambah keterampilan, dan mudah dioperasikan. Sistem Informasi Rekam Medis belum dapat memenuhi keinginan pengguna karena ketersediaan itemnya belum sesuai dengan kegiatan rekam medis serta peletakan menunya kurang sistematis. Sistem Informasi Rekam Medis di RSU PKU Muhammadiyah Bantul bermanfaat untuk kelancaran kegiatan rekam medis karena sudah memenuhi semua dimensi kemanfaatan oleh Chin dan Todd (1995) yaitu memudahkan pekerjaan, bermanfaat, menambah produktivitas, mempertinggi efektivitas, dan mengembangkan kinerja pekerjaan. Akan tetapi, Sistem Informasi Rekam Medis belum memudahkan kegiatan pelaporan karena ada beberapa item untuk kegiatan pelaporan yang belum dapat diproses menggunakan Sistem Informasi Rekam Medis yaitu pengolahan data statistik untuk mengolah BTO, GDR, dan NDR.

RSU PKU Muhammadiyah Bantul has changed its Hospital Management Information System for three times since 1998, includes Medical Record Information System, the last update was in August 2012. The goals of this change are to gain the fastest service and responsibility in making reports. As every change will influence the user, it is needed an evaluation to know the user’s acceptance based on perceive ease of use and perceive usefulness. This evaluation will be useful in making decision in the future. This research is a descriptive and qualitative research. The project of this research is cross-sectional and the data are collected by observing and interviewing. Medical Record Information System in RSU PKU Muhammadiyah Bantul is easy to use because it has completed the three indicators of perceived ease of use introduced by Davis (1989), they are easy to learn, improving skill, and easy to operate. It hasn’t fulfill the user’s desire because of the items availability and their position. In addition, Medical Record Information System is useful because it has completed five dimensions of perceived usefulness introduced by Chin and Todd (1995), they are making job easier, useful, increasing productivity, enhancing effectiveness, and improving job performance. Yet, it hasn’t made reporting activity easier because the statistic data processing such as making BTO, GDR, and NDR can’t be done using it.

Kata Kunci : Evaluasi, Sistem Informasi, Rekam Medis, Kemudahan, Kemanfaatan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.