KEBIASAAN KONSUMSI KOPI, PERILAKU MEROKOK DAN KUALITAS TIDUR SEBAGAI FAKTOR RISIKO TINGGINYA TEKANAN DARAH PADA REMAJA DI KOTA YOGYAKARTA
LARAS EQUANTIN ASSIS, dr. Emy Huriyati, M.Kes.
2013 | Skripsi | GIZI KESEHATANLatar belakang: Hipertensi tidak hanya terjadi pada dewasa tetapi juga dapat terjadi pada remaja. Meningkatnya angka kejadian penyakit degeneratif termasuk hipertensi yang diakibatkan oleh pola makan dan gaya hidup pada remaja. Semakin cepat risiko terjadinya hipertensi diketahui pada masa remaja diharapkan dapat mengurangi kejadian hipertensi pada saat dewasa. Tujuan Penelitian: Menganalisis konsumsi kopi, perilaku merokok dan kualitas tidur sebagai faktor risiko tingginya tekanan darah pada remaja di Kota Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian merupakan penelitian observasional dengan menggunakan desain kasus kontrol dengan matching pada umur dan jenis kelamin. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus-November 2012. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMP di sekolah yang terpilih di Kota Yogyakarta. Sampel penelitian adalah remaja SMP yang berusia 12-15 tahun yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan besar sampel 40 kasus dan 40 kontrol. Pengumpulan data meliputi kuisioner kebiasaan konsumsi kopi, perilaku merokok dan kuisioner kualitas tidur (Pittsburgh Sleep Quality Index). Uji statistik dengan menggunakan Chi-Square pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil Penelitian: Mengkonsumsi kopi ≥ 6 kali per minggu merupakan faktor risiko terhadap peningkatan tekanan darah pada remaja di Kota Yogyakarta (p= 0,043) dengan OR 4,75 ( CI 95% : 0,94-23.99). Perilaku merokok bukan merupakan faktor risiko terhadap peningkatan tekanan darah pada remaja di Kota Yogyakarta (p=1,000) dengan OR 2,05 ( CI 95% : 0,18-23,59). Kualitas tidur bukan merupakan faktor risiko terhadap peningkatan tekanan darah pada remaja di Kota Yogyakarta (p= 0,799) dengan OR 1,14 ( CI 95% : 0,42-3,08). Kesimpulan: Kebiasaan mengkonsumsi kopi ≥ 6 kali per minggu merupakan faktor risiko terjadinya peningkatan tekanan darah pada remaja di Kota Yogyakarta. Perilaku merokok dan kualitas tidur bukan merupakan faktor risiko terjadinya peningkatan tekanan darah pada remaja di Kota Yogyakarta.
Background: Hypertension is not only occur in adults but may also occur in adolescents. Increasing incidence of degenerative diseases including hypertension caused by diet and lifestyle in adolescents. Knowing the risk of hypertension sooner in adolescence is expected to reduce the incidence of hypertension in adults. Objective: To analyze the consumption of coffee, smoking behavior and sleep quality as risk factors for high blood pressure in adolescents in Yogyakarta City. Methods: The study was an observational study using case-control design with matching on age and sex. The research was conducted in August-November 2012. The study population was all junior high school students in selected schools in Yogyakarta. The samples were adolescents 12-15 years old on junior high school who meet the inclusion and exclusion criteria with sample size 40 people on cases and 40 people on controls. Data collections covers questionnaire of coffee consumption habits, smoking behavior and sleep quality questionnaire (Pittsburgh Sleep Quality Index). Statistical test by using the Chi- Square at 95% confidence level. Result: Consuming coffee ≥ 6 times per week was a risk factor that increased blood pressure in adolescents in Yogyakarta City(p = 0.043) with OR 4.75 (95% CI: 0,94-23.99). Smoking behavior was not a risk factor that increased blood pressure in adolescents in Yogyakarta City (p = 1.000) with OR of 2.05 (95% CI: 0.18 to 23.59). Sleep Quality was not a risk factor that increased blood pressure in adolescents in Yogyakarta City (p = 0.799) with OR 1.14 (95% CI: 0.42 to 3.08). Conclusion: The habits of consuming coffee ≥ 6 times per week was a risk factor that increased blood pressure in adolescents in Yogyakarta City. Smoking behavior and the sleep quality were not risk factors that increased blood pressure in adolescents in Yogyakarta City
Kata Kunci : Tekanan darah, Konsumsi kopi, Merokok, Kualitas Tidur