PENGARUH ASUPAN MAKAN IBU SAAT HAMIL TERHADAP LAMA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI YOGYAKARTA
NURCAHYANI RESTU UTAMI, Yayuk Hartriyanti, SKM, M.Kes
2013 | Skripsi | GIZI KESEHATANLatar Belakang Asupan makan ibu saat hamil dapat mempengaruhi status gizi ibu, dimana status gizi yang baik akan membuat produksi ASI lancar dan membantu tercapainya ASI eksklusif. ASI eksklusif merupakan salah satu promosi kesehatan pemerintah yang belum banyak diikuti oleh masyarakat. Beberapa faktor dapat berhubungan dengan ASI eksklusif yang dapat berasal dari ibu, lingkungan dan perlakuan petugas kesehatan. Faktor tersebut dapat dibedakan menjadi faktor sosial ekonomi serta faktor gizi dan kesehatan. Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan makan ibu saat hamil dengan lama pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan. Metode Penelitian Rancangan penelitian yang digunakan adalah kohort prospektif. Jumlah subyek penelitian 40 responden yang dibagi menjadi kelompok asupan makan baik dan kurang dan diikuti selama enam bulan. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Hubungan asupan makan, ASI eksklusif dan faktor lainnya dianalisis dengan uji kai-kuadrat. Hasil Penelitian Ibu yang berhasil memberikan ASI eksklusif hanya 25% dari total responden. Hasil menunjukkan hubungan yang tidak bermakna secara statistik antara asupan makan dengan ASI eksklusif (p = 0.7) dan ASI eksklusif dengan pendidikan ibu, usia ibu dan dukungan suami dan lingkungan (p = 1.00 ; p = 1.00; p = 0.706). Kesimpulan Tidak ada hubungan yang bermakna secara statistik antara asupan makan saat hamil dengan ASI eksklusif dan ASI eksklusif dengan pendidikan ibu, usia ibu dan dukungan suami dan lingkungan.
Background Pregnant mother’s intake can influence the nutrition status of mother, whilst good nutrition status can sustain breastmilk production and ensure the success of exclusive breastfeeding. Exclusive breastfeeding is one of the government’s health program that hasn’t suceess yet. Factors that affect mother’s intake and exclusive breastfeeding come from mother, government and health workers’ treatment. Those factors can be distinguished become socialeconomy factor and health nutrition factor. Aim This study aimed at determining the impact of nutrition intake during pregnancy on the duration of exclusive breastfeeding among mothers in Yogyakarta. Method The design of this study was a prospective cohort. The number of subjects are 40 respondents that divided into two groups, mothers with adequate nutrition intake (determined by 80% of calorie, protein and fat consumption) and inadequate intake and followed up for six months. Data were collected for 6 months follow up using standardized questionaires. The relationship between pre labour nutrition intake, exclusive breastfeeding and other factors were analyzed by Chi-Square test. Result Only 25% respondents that success in giving exclusive breastfeeding to their baby. The result showed no significant relationship between maternal intake and exclusive breastfeeding (p = 0.7) and exclusive breastfeeding with mother’s education, age and husband and family support (p = 1.00 ; p = 1.00; p = 0.706). Conclusion There was no significant statistical relation between intake and exclusive breastfeeding and exclusive breastfeeding with mother’s education, age and husband and family support.
Kata Kunci : asupan makan ibu, kehamilan, ASI eksklusif, kohort, bayi 0-6 bulan