PENGARUH TERAPI TAWA PERMAINAN KEARIFAN BUDAYA LOKAL TERHADAP INTERAKSI SOSIAL PADA LANJUT USIA DI HUNTARA GONDANG I, SLEMAN, YOGYAKARTA
VENNI WINTA PRATIWI, Dr. Dra. Sumarni DW, M.Kes
2013 | Skripsi | ILMU KEPERAWATANLatar Belakang: Proses penuaan pada lansia dapat mengakibatkan munculnya gangguan fungsional yang berakibat pada penurunan interaksi sosial lansia. Interaksi sosial memainkan peranan yang sangat penting pada kehidupan lansia, khususnya bagi kesehatan dan lamanya hidup lansia. Salah satu terapi yang dirasa efektif untuk meningkatkan interaksi sosial pada lansia adalah terapi tawa. Terapi tawa permainan kearifan budaya lokal merupakan suatu inovasi terapi tawa yang diharapkan dapat meningkatkan interaksi sosial lansia. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi tawa permainan kearifan budaya lokal terhadap interaksi sosial lansia di Huntara Gondang I, Yogyakarta Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasi- experimental dengan rancangan pre-test and post-test control group design. Penelitian ini dilakukan di Huntara Gondang I, Yogyakarta pada bulan Juni-Juli 2012. Besar sampel penelitian ini adalah 108 responden. Instrument yang digunakan Kuesioner Interaksi Sosial (KIS) yang diadopsi dari Tantri tahun 2010. Analisa data menggunakan uji non parametric yaitu Chi-square dan Mc Nemar. Hasil: Tingkat interaksi sosial kelompok perlakuan setelah diberikan terapi tawa permainan kebudayaan lokal menunjukkan peningkatan dengan p=0,000. Hasil uji beda interaksi sosial pada kedua kelompok menunjukan perbedaan yang signifikan dengan p=0,000. Kesimpulan: Terapi tawa permainan kearifan budaya lokal secara signifikan berpengaruh meningkatkan tingkat interaksi sosial pada lansia di Huntara Gondang 1.
Background : The aging process can lead to the emergence of functional disorders that can induce to decrease of social interaction for elderly. One of effective therapy to improving it is laughter therapy. Games with cultural local wisdom are an innovation of laughter therapy which are expected to increase the social interaction of the elderly. Objective : This study was determined the effect of laughter therapy with games of cultural local wisdom towards social interaction of elderly at Shelter Gondang I, Yogyakarta Method: This research used quasi-experimental design with pre-test and post-test control-group design. The research was conducted at Shelter Gondang I, Yogyakarta in June-July 2012. The sample size in this study was 108 respondents. Instruments used Social Interaction Questionnaire, which was adopted from Tantri, 2010. The analizing data used Chi-square and Mc Nemar test. Result: The level of social interaction in the treatment groups after laughter therapy with games of cultural local wisdom showed increase significantly with p = 0,000. There are differences between the two groups the level of social interaction with p = 0,000. Conclusion: Laughter therapy with games of cultural local wisdom can increased the level of social interaction of the elderly in shelters Gondang 1.
Kata Kunci : Terapi tawa, permainan, permainan kearifan budaya lokal, interaksi sosial, lansia