KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA, ASUPAN MAKAN DAN STATUS GIZI IBU DI KECAMATAN TELUK BETUNG SELATAN PROVINSI LAMPUNG
ANDHESA MIRAJS SENJANI, Fatma Zuhrotun Nisa’, STP, M.P
2013 | Skripsi | GIZI KESEHATANLatar Belakang : Provinsi Lampung masuk dalam salah satu provinsi yang mempunyai rerata konsumsi Energi per Kapita per Hari dibawah rerata nasional. Data DKP tahun 2009 menguraikan bahwa prevalensi sangat rawan pangan di Provinsi Lampung sebesar 7,4%. Berdasarkan Data Riskesdas (2010), status gizi wanita dewasa di Provinsi Lampung sebanyak 10,7% mengalami underweight, sebanyak 10,8% mengalami overweight, dan sebanyak 13,4% mengalami masalah obesitas. Hal ini terjadi karena, wanita dari keluarga rawan pangan seringkali mementingkan suami dan anak-anaknya untuk mendapatkan kecukupan makan sehingga menyebabkan tingkat kecukupan energi dan status gizi cenderung buruk. Beberapa penelitian menunjukan bahwa ketahanan pangan berpengaruh terhadap beberapa masalah kesehatan dan asupan makan yang tidak adekuat sehingga dapat menyebabkan buruknya status gizi seseorang. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan antara ketahanan pangan dengan asupan makan dan status gizi ibu rumah tangga. Metode Penelitian : Jenis penelitan ini adalah survei dengan rancangan cross sectional. Populasi sampel dalam penelitian ini adalah ibu rumah tangga berusia 18 – 50 tahun di Kecamatan Teluk Betung Selatan Provinsi Lampung. Pengambilan data dilakukan pada bulan April – Juni 2013. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 167 ibu rumah tangga. tingkat ketahanan pangan rumah tangga diperoleh dari kuisioner USDA (2000), asupan makan ibu rumah tangga diperoleh dari kuisioner Food Recall selama 3 x 24 dan diolah menggunakan program NutriSurvey. Hasil : Sebanyak 39,6% subyek masuk dalam kategori rawan dengan kelaparan berat. Sebanyak 69,8% ibu rumah tangga memiliki asupan makan kurang (<80%) dengan 37,9% memiliki status gizi overweight. Uji Chi Square menunjukan terdapat hubungan antara ketahanan pangan dengan asupan makan, nilai p 0,003 (p<0,05). Namun tidak terdapat hubungan antara ketahanan pangan dengan status gizi, p 0,988 (p>0,05). Kesimpulan : Ketahanan pangan rumah tangga berhubungan dengan asupan makan namun tidak mempengaruhi status gizi ibu di Kecamatan Teluk Betung Selatan.
Background : Lampung province entered in one of the provinces which have average energy consumption per capita per day below the national average (<2100). Prevalence of food insecurity in Lampung province by 7.4%. Data based on Riskesdas (2010), the nutritional status of adult women in Lampung province experiencing underweight much as 10.7%, 10.8% as overweight, and as many as 13.4% had obesity problems. This happens because, women from food insecure families are often concerned with her husband and her children to get adequate meals, causing the level of energy sufficiency and nutritional status tend to be poorly. Several studies have shown that food security affect some health problems and inadequate food intake that can lead to poor nutritional status of a person. Aim : To know the relation of food security with food intake and nutritional status of the housewife. Method: The type of this study is observational, with cross sectional method. The sample population in this study was a housewife aged 18-50 years at District of South Teluk Betung district, Province Lampung. Data collection was conducted in April-June 2013. The number of respondents in this study were 167 housewives. household food security levels obtained from questionnaires USDA (2000), food intake housewife obtained from the questionnaire Food Recall for 3 x 24 and processed using NutriSurvey program. Result : A total of 39.6% of subjects in the category of food insecure with severe hunger. A total of 69.8% housewives have less food intake (<80%) and 37.9% had nutritional status on overweight category. Chi Square test results revealed that there is a relationship between food security with food intake, p 0.003 (p <0,05). But there is no relationship between food security and nutritional status, p 0.988 (p> 0,05). Conclusion : Household food security related to food intake but does not affect the nutritional status of mothers in the District of South Teluk Betung district, Province Lampung.
Kata Kunci : Ketahanan Pangan, Asupan Makan, Status Gizi