PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KEMANGI (Ocimum sanctum) TERHADAP JUMLAH SARAF NITRERJIK DI HIPOKAMPUS PROPER TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
ANTONIUS GRATUS M, drh. Dwi Liliek Kusindarta, M.P., Ph.D.
2013 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWANOtak adalah organ yang memiliki banyak fungsi, salah satu fungsi otak adalah mengatur kemampuan dalam learning dan memory. Bagian dari otak yang memiliki peran untuk learning dan memory adalah hipokampus. Hipokampus terdiri dari tiga bagian, yaitu subikulum, hipokampus proper, dan girus dentatus. Berbagai agen nootropik seperti piracetam dan aniracetam digunakan untuk meningkatkan kemampuan mengingat tetapi agen tersebut memiliki efek samping. Nitric oxide (NO) merupakan neurotransmiter yang berperan dalam learning dan memory. Kemangi (Ocimum sanctum) merupakan tanaman herbal Indonesia yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan learning dan memory. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kemangi terhadap jumlah saraf nitrerjik pada hipokampus proper. Penelitian ini menggunakan 9 ekor tikus sprague dawley jantan berumur 4 minggu dengan berat badan 50-60 g. Masing-masing tikus diberi perlakuan menggunakan ekstrak kemangi dengan dosis 4 mg/kg/hari. Pada dua, enam, dan delapan minggu perlakuan, 3 tikus dianastesi dengan ketamine dosis 100 mg/kg dan xylazine 10 mg/kg, diperfusi intrakardial dengan 0,9% NaCl dan difiksasi dalam fosfat buffer formalin 4%. Otak diambil di daerah hipokampus untuk pembuatan preparat histologi dengan potong beku setebal 20 µm, dan diwarnai dengan Hematoksilin Eosine dan Nicotinamide Adenine Dinucleotide Phosphatediaphorase (NADPH-d). Pada kornu amonis ditemukan saraf nitrerjik berbentuk segitiga dan bulat. Jumlah sel saraf dan sel saraf nitrerjik di kornu amonis meningkat sejalan dengan umur tikus. Pada pemberian ekstrak kemangi 2, 6, dan 8 minggu jumlah persentase sel saraf nitrerjik CA1 berturut-turut adalah 17,78%, 19,16%, dan 20,53%; pada area CA2 adalah 12,54%, 20,06%, dan 24,21%; sedangkan pada area CA3 adalah 14,84%, 20,63%, dan 30,63%. Jumlah sel saraf nitrerjik pada hipokampus proper meningkat sejalan dengan lama perlakuan. Ekstrak kemangi berpotensi untuk meningkatkan kemampuan learing dan memory.
Brain is a multifunctional organ, one of which is for memory and learning abilities. The hippocampus is the part of the brain which responsible for memory and learning abilities. It’s consist s of three parts which are subiculum, hippocampus proper, and gyrus dentatus. Various nootropic agents such as piracetam and aniracetam are used to increase the memory capability. However these agents have side effects. Nitric oxide (NO) is a neurotransmitter involved in memory and learning. Basil is an Indonesian herb used to improve memory and learning abilities. The purpose of this research is to determine the influence of basil extract to the quantity of nitrergic nerve in hippocampus proper. This study uses 9 Sprague-Dawley male rats aged 4 weeks with a body weight of 50-60 g. Each rat was treated using basil extract at a dose of 4 mg / kg / day. At two, six, and eight weeks of treatment, 3 rat anaesthetized with ketamine dose of 100 mg / kg and xylazine 10 mg / kg, intracardialy perfused with 0.9% NaCl and fixated in 4% phosphate buffer formalin. Taken in the hippocampus area of the brain for making histological preparations with cryostat sections 20 µm, and stained with Haematoxylin Eosine and Nicotinamide Adenine Dinucleotide Phosphate-diaphorase (NADPH-d). The result showed that there was a nerve cells stained in triangular and round shapes in cornu ammonis. Number of nerve cells and nitrergic nerve cells in the cornu amonis rat increases with age. The percentage of nitrergic nerve at 2 weeks, 6 weeks and 8 weeks extract basil treatment in the CA1 area were 17,78%, 19,16%, and 20,53% respectively; in CA2 area are 12,54%, 20,06%, and 24,21%; while CA3 area were 14,84%, 20,63%, and 30,63%. The number of nerve cells in the hippocampus proper nitrerjik increases with longer treatment. Basil extract has the potential to improve the ability of learing and memory.
Kata Kunci : kemangi, hipokampus proper, nitrerjik, NADPH-d