PENGARUH HUMOR PERMAINAN KEARIFAN BUDAYA LOKAL TERHADAP DEPRESI PADA LANJUT USIA DI HUNIAN SEMENTARA GONDANG I, SLEMAN, YOGYAKARTA
MATIN TIO FAULANDI, Dr. Dra. Sumarni DW., M.Kes.,
2013 | Skripsi | ILMU KEPERAWATANLatar Belakang: Proses penuaan dapat mengakibatkan munculnya gangguan secara fisik, sosial dan mental. Gangguan mental yang paling banyak dialami lansia adalah depresi. Depresi dapat berdampak terhadap gangguan tidur, interaksi sosial, kognitif dan memori, serta perilaku bunuh diri. Salah satu terapi yang dirasa efektif untuk mengatasi depresi pada lansia adalah terapi tawa. Terapi tawa mempunyai beberapa metode, diantaranya terapi humor dan permainan. Kombinasi terapi humor dan permainan yang mengangkat kearifan budaya lokal merupakan suatu inovasi terapi tawa yang diharapkan dapat mengatasi depresi pada lansia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh humor permainan kearifan budaya lokal terhadap depresi pada lansia di Huntara Gondang I Sleman Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasi-experimental dengan rancangan pre-test and post-test control group design. Penelitian ini dilakukan di Huntara Gondang I, Sleman, Yogyakarta pada bulan Juni-Juli 2012. Besar sampel penelitian ini adalah 108 responden, dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol, masing-masing berjumlah 54 responden menggunakan teknik proportionate random sampling. Instrument yang digunakan adalah Geriatric Depression Scale (GDS). Analisa data menggunakan uji parametric yaitu independent t-test dan paired t-test. Hasil: Tingkat depresi kelompok intervensi di Huntara Gondang I setelah diberikan humor permainan kearifan budaya lokal menunjukkan perbedaan yang signifikan (p=0,000). Sementara pada kelompok kontrol tidak terjadi perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest (p=0,109). Hasil uji beda tingkat depresi pada kedua kelompok menunjukan perbedaan yang signifikan (p=0,000). Kesimpulan: Humor permainan kearifan budaya lokal secara signifikan berpengaruh terhadap penurunan tingkat depresi pada lansia di Huntara Gondang 1.
Background: The process of aging can cause the emergence of disorders either physically, socially and mentally. Mental disorder most commonly found in the elderly is depression. Depression may affect disorder in sleep, social interaction, cognition and memory, as well as suicidal behavior. One effective therapy to counter depression is laughter therapy. There are some methods of laughter therapy, among others are humor and game. Combination of humor and game therapy that raises issues of local cultural wisdom is an innovation in laughter therapy thats is expected to counter depression in the elderly. Objective: The study aimed to identify effect of game humor of local cultural wisdom to depression in the elderly at Huntara Gondang I Sleman Yogyakarta. Method: The study was a quasi experiment with pre-test and post-test control group design carried out at Gondang I Sleman Yogyakarta in June-July 2012. Samples consisted of 108 respondents, divided into intervention and control group, each comprised 54 respondents taken through proportionate random sampling. Research instrument was Geriatric Depression Scale (GDS). Data analysis used parametric independent t-test and paired t-test. Result: Level of depression of the experiment group after intervention showed significant difference (p=0.000). Meanwhile there was no significant difference in the control group between pretest and posttest (p=0.109). The result of t-test of level of depression in both groups showed significant difference (p=0.000). Conclusion: Game humor of local cultural wisdom significantly had effect to decreased level of depression in the elderly at Huntara Gondang I Sleman Yogyakarta.
Kata Kunci : Humor permainan kearifan budaya lokal, depresi, lansia