Laporkan Masalah

Evaluasi bahan galian industri di wilayah pesisir Kabupaten Kulonprogo, Bantul dan Gunungkidul Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

KUSUMAHADI, Tony, Prof.Ir. Sukandarrumidi, MSc.,PhD

2001 | Tesis | S2 Teknik Geologi

Aktivitas penambangan bahan galian industri di wilayah pesisir yang ada sekarang (existing) dan yang akan dilakukan, memerlukan perencanaan dan kontrol yang memadai. Perencanaan dan kontrol tersebut memerlukan suatu alat (tools) yang terdiri atas peta geologi, peta geomorfologi, peta infrastruktur dan peta tata wilayah pertambangan wilayah pesisir. Target dari penggunaan peta tematik tersebut adalah mencari solusi permasalahan eksploitasi bahan galian industri wilayah pesisir sehingga mendukung konsep pembangunan berkelanj titan (sustainable development). Di wilayah pesisir daerah penelitian terdapat bahan galian industri yang terdiri dari batugamping di Kec. Panggang, Kab. Gunungkidul serta pasir dan batu (sirtu), pasir besi, dan lempung yang terdapat di Kab. Bantul dan Kulonprogo, yang masih perlu dicari potensinya yang paling optimal. Tindakan tersebut harus terus-menerus dilakukan untuk mendukung pengelolaan kawasan penambangan bahan galian d.an peningkatan perekonomian masyarakatnya. Anggapan tersebut didasarkan bahwa kenyataan dilapangan banyak ditemui masyarakat melakukan penambangan di daerah yang terlarang sebagai usaha menyambung hidup keluarganya, meskipun mereka sadar apa yang mereka lakukan adalah tindakan yang melanggar. Dari evaluasi bahan galian industri yang terdapat di wilayah pesisir daerah penelitian, di peroleh cara pemanfaatan batugamping kristalin sebagai batu seni yang bisa dilakukan secara padat karya. Cara pemanfaatan ini diharapkan dapat menumbuhkan bentuk usaha Baru bagi masyarakat wilayah pesisir sehingga dapat meningkatkan perekonomiannya dan juga memberikan solusi bagi "penambang bermasalah" untuk diberikan alternatif lahan penambangan yang lain. Selain itu juga dapat memberikan nilai tambah yang lebih tinggi untuk bahan galian sehingga efisiensi eksploitasi bahan galian bisa dilakukan dan tentunya diharapkan akan mendukung pengelolaan wilayah pesisir Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

The existing and future of resources mining activity in coastal zone is requiring to sufficient planning and controlling. This planning and controlling need of tools there are geology map, gebmorphology map, infrastructure map and mining regulation zone map of coastal zone. The goal by use this thematic map is get a coastal zones resources mining activity problems solve and can be support this sustainable development programs. Coastal zone in study area have many nature resources, there are limestone's in Gunungkidul, andesite rock and andesite sand, iron sand, clay in Bantul and Kulonprogo that must be looking for this optimally of potential recourses and stoppable activity must be doing to support this nature resources mining management and inhabitant economic increases. This opinion based on a fact that many natural resources mining activity in forbidden mining zone by inhabitant for their family life effort although they realize that they make a mistake. The result by natural resources evaluation in coastal zone is the method of crystalline limestone's for art-stone that would be done by many people. Hope of this method uses can give new profession growth by inhabitant and increase their economics and so can give to miner solution for an alternative mining zones. It is also give to more natural resources added value and support for coastal zone management in Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kata Kunci : Wilayah Pantai, Bahan Galian Industri


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.