Laporkan Masalah

PERANAN DUKUNGAN NUTRISI TERHADAP PERUBAHAN STATUS ALBUMIN PADA PASIEN HIPOALBUMINEMIA RAWAT INAP DI RSUP DR SARDJITO YOGYAKARTA

NIA TIFFANY HARKA, Susetyowati DCN, M.Kes

2013 | Skripsi | GIZI KESEHATAN

Latar Belakang: Kejadian malnutrisi energi protein pada pasien bangsal penyakit dalam masih tinggi. Prevalensi malnutrisi meningkat dari 46,7% menjadi 50,7%. Albumin menjadi salah satu indikator biokimia untuk mendeteksi malnutrisi pasien. Dukungan nutrisi digunakan sebagai terapi di luar terapi diet untuk mengatasi asupan pasien yang tidak adekuat. Sehingga penting untuk mengetahui peranan dukungan nutrisi dalam perubahan status albumin. Tujuan Penelitian: Mengetahui peranan dukungan nutrisi terhadap perubahan status albumin pada pasien hipoalbuminemia. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan metode nested case-control yang dilaksanakan pada bulan Maret-Agustus 2013 di bangsal penyakit dalam RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Jumlah sampe yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 108 orang. Penentuan kelompok kasus kontrol dilakukan diakhir penelitian. Kelompok kasus adalah pasien hipoalbuminemia dengan perubahan status albumin turun, sedangkan kelompok kontrol adalah pasien hipoalbuminemia dengan perubahan status albumin tetap/naik. Data asupan makan diperoleh dari recall dan comstock, data dukungan nutrisi diperoleh dari recall dan comstock, wawancara langsung dan rekam medis. Data berat badan dan tinggi badan/rentang lengan didapat melalui pengukuran antropometri. Data lainnya diperoleh dari rekam medis pasien. data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square, t test dan mantel haenzel. Hasil Penelitian: Hasil uji chi square menyatakan bahwa ada perbedaan kecukupan asupan energi protein pada pasien yang mendapat dukungan nutrisi dengan yang tidak mendapat dukungan nutrisi. (OR asupan energi= 2,48 ; OR asupan protein= 2,39). Tidak ada perbedaan asupan energi protein terhadap status albumin setelah dikendalikan faktor jenis penyakit dan dukungan nutrisi. Tidak ada perbedaan perubahan status albumin pada pasien yang mendapat dukungan nutrisi dengan yang tidak mendapat dukungan nutrisi (OR= 1,32). Tidak ada hubungan rute pemberian dukungan nutrisi dengan perubahan albumin (OR= 1,5). Kesimpulan: Dukungan nutrisi memberikan peranan dalam kecukupan asupan energi dan protein pasien namun tidak memberikan perubahan status albumin yang bermakna setelah dikendalikan dengan jenis penyakit. Tidak ada hubungan rute pemberian dukungan nutrisi dengan perubahan status albumin pasien.

Background: Incidence of protein energy malnutrition in internal medicine ward patients is still high. The prevalence of malnutrition increased from 46.7% to 50.7%. Albumin is one indicator of biochemistry to detect malnourished patients. Used as a nutritional support therapy beyond dietary therapy to overcome with inadequate intake of patients. So it is important to know the role of nutritional support to change the albumin status. Objective: To determine the role of nutritional support to change albumin status in hypoalbuminemia hospitalization patients. Methods: This study is an observational study with a nested case-control method that was conducted in March-August 2013 in the department of internal medicine wards Dr. Sardjito Yogyakarta. Sample size that met the inclusion criteria were 108 people. Determination the case-control group perfomed in the end of study. Cases were patients with albumin status change down, while controls groupwere patients with albumin status change remain/up. Food intake data obtained from recall and comstock, nutritional support data obtained from recall and comstock, interviews directly, and medical records. Weight and heigt data obtained through anthropometric measurements. Other data obtained from patient medical records. Data were analyzed by using chi-square test, t test, and Mantel haenzel test. Results: The results of chi square test showed that there was differences in protein energy intake in patients receiving nutritional support than no nutritional support. (Energy intake OR = 2.48; protein intake OR = 2,39). There is no difference in protein energy intake for changing albumin status after controlling factors of diseases and nutritional support. There is no difference in the change in albumin status in patients receiving nutritional support than no nutritional support (OR = 1,32). There is no association with the route of nutritional support changes in albumin status (OR = 1.5). Conclusion: Nutritional support give a role in adequacy of energy and protein intake but did not provide a meaningful change in albumin status after controlling the diseases factor. There is no association with the route of nutritional support for changing the albumin status patients.

Kata Kunci : albumin, asupan energi protein, dukungan nutrisi, rute duk nutrisi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.