PENILAIAN EKONOMI KAWASAN WADUK PENJALIN DI KECAMATAN PAGUYANGAN, KABUPATEN BREBES, JAWA TENGAH MENGGUNAKAN CONTINGENT VALUATION METHOD (CVM)
SAFIRA YUDHA WIJAYANTI, Ir. Waljiyanto, M.Sc.
2013 | Skripsi | TEKNIK GEODESISuatu kawasan akan memberikan manfaat baik langsung maupun secara tidak langsung terhadap keberadaan sebuah sumberdaya. Waduk yang merupakan salah satu sumberdaya potensial dari sebuah kawasan perlu dilakukan penilaian ekonomi kawasan agar pemanfaatan secara optimal dari sumberdaya dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar. Dengan adanya informasi mengenai estimasi nilai ekonomi kawasan, diharapkan pula dapat membantu pemerintah setempat untuk meningkatkan mutu kawasan sumberdaya tersebut. Pada penelitian ini penilaian ekonomi kawasan merupakan kawasan Waduk Penjalin yang terletak di Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang dalam pengambilan datanya diperlukan dua jenis data yaitu data non spasial dan data spasial. Data non spasial terdiri dari kuisioner nilai pilihan, nilai pewarisan, dan nilai keberadaan, serta data jumlah penduduk. Sedangkan untuk data spasial terdiri dari peta citra Google Earth dan data luasan Waduk Penjalin. Pengolahan data non spasial penelitian ini menggunakan Contingent Valuation Method (CVM). Dalam metode ini hasil kuisioner dari nilai nilai pilihan, nilai pewarisan, dan nilai keberadaan dikenal sebagai Willingness to Pay (WTP) atau kesediaan responden untuk membayar/menghargai sebuah sumber daya alam. Nilai estimasi total dalam hasil akhir pengolahan di dapat dari total penjumlahan dari WTP nilai-nilai hasil kuisioner tersebut. Proses pengolahan dengan analisis regresi menggunakan Microsoft Excell dan selanjutnya perhitungan estimasi nilai menggunakan Borland C++. Dari hasil analisis regresi dan perhitungan estimasi nilai ekonomi kawasan didapatkan estimasi nilai ekonomi ketiga zona penelitian yaitu estimasi nilai ekonomi zona terdekat (0 – 100 m) sebesar Rp.3.262.905.968, zona pertengahan (100 – 200 m) sebesar Rp.2.621.582.433 dan zona terjauh (200 – 300 m) sebesar Rp.3.064.598.365.
An area will give not only direct benefits but also indirect benefits from the existence of resources. The reservoir which is one of potential resources area needs economic valuation for optimalization of benefits for the surrounding society. By information of valuation, the government is expected to increase the resources area quality. In this research, the economic valuation of Waduk Penjalin which is one of potential resources in Paguyangan Region, Brebes Regency, Central Java used two kinds of data, those are spatial data and non spatial data. The non spatial data consists of questioner for option value, bequest value, and existence value and the last is the sum of society rates. While, spatial data consists of Google Earth images and information for metric square of Waduk Penjalin. This processing for non spatial data in the research was using Contingent Valuation Method (CVM). The last result of questioner in option value, bequest value, and existence value had known as Willingness to Pay (WTP) or desirable for paying to the resources. The total estimation economic value in processing was obtained from the sum of questioner value results. Furthermore analysis regression used in this processing was Microsoft Excell and Borland C++ was used to estimate the value. The result of regression analysis and calculation in estimation economic value gained estimate value for three zones on the nearest zone (0 – 100 m) is Rp.3.262.905.968, the middle zone (100 – 200 m) is Rp.2.621.582.433 and the farthest (200 – 300 m) is Rp.3.064.598.365.
Kata Kunci : -