Laporkan Masalah

KAJIAN PARAMETER PENDINGINAN PASIF PADA SISTEM PENYIMPANAN LIMBAH PRODUK FISI PASSIVE COMPACT MOLTEN SALT REACTOR (PCMSR)

AMANDA PUTRI OKTAVIANI, Dr. Ir. Andang Widi Harto, M.T.

2013 | Skripsi | TEKNIK NUKLIR

Teknologi pengolahan dan pengelolaan limbah nuklir sudah dikembangkan sejak lama. Limbah nuklir sendiri bersifat radioaktif sehingga tidak dapat dilepas begitu saja ke lingkungan. Maka untuk itulah diperlukan wadah untuk menyimpan limbah. Wadah penyimpanan ini tidak hanya berfungsi untuk mengungkung tetapi juga dapat menyalurkan kalor peluruhan radioaktif. Pada penelitian ini dilakukan analisis pengelolaan limbah PCMSR dengan menggunakan sistem pendinginan pasif pada kontainer penyimpan limbah. Sistem ini dapat tetap melakukan sirkulasi dengan air tanpa keberadaan listrik sama sekali. Untuk optimasi pendinginan maka diadakan variasi tinggi chimney dan penambahan kondenser pada sistem penyimpanan limbah. Hasil analisis menunjukkan variasi tinggi chimney yang ideal untuk optimasi sirkulasi aliran pendingin sebesar 6 m dengan hasil pressure drop pada riser dan downcormer sama yaitu -103 kPa pada kalor pembangkitan antara nilai 442,76 sampai dengan 263,80 kW/m3. Pembekuan garam berhasil pada 0,005 sampai dengan 0,0248 m dengan densitas kalor antara 4960 sampai dengan 295 kW/m3.Panjang kondenser yang tepat untuk optimasi pendinginan sebesar 5,62 m

The technology of nuclear waste processing and management have been developed since long ago. Nuclear waste is radioactive that it can not be directly disposed to the environment. Thus, a certain container is needed. This container not only to contain but also distribute heat from radioactive decay. In this research, analysis of PCMSR waste management by using passive cooling system at the waste storage container was conducted. This system can still work without the presence of electricity to water circulate cooling water. To optimize the cooling process, the height of chimney was varied, then a condenser was employed. The results show that the ideal height of chimney was 6 m with -103 kPa of pressure drop in both riser and downcormer, in the generation of heat between 442.76 and 263.80 kW/m3. Compressing salt occurred with the thickness from0.005 to 0.0248 m with a density of heat between 4960 and 295 kW/m3. The right condenser length to produce optimum condensation at 5.62 m.

Kata Kunci : PCMSR, chimney, pressure drop, garam beku, kondenser


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.