Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA CORPORATE GOVERNANCE DENGAN INTENSITAS FINANCIAL DISTRESS

RISKA EFILIA, Prof. Dr. Indra Wijaya Kusuma, M.B.A., Akt.

2013 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan

Penelitian ini menguji hubungan antara corporate governance dengan intensitas financial distress pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Variabel corporate governance dalam penelitian ini menggunakan proksi proporsi kepemilikan manajerial, proporsi kepemilikan institusional, proporsi konsentrasi kepemilikan, jumlah dewan komisaris dan jumlah komisaris independen. Variabel financial distress dalam penelitian ini menggunakan dua proksi, yaitu dilihat dari operasional perusahaan dan nilai ekuitas pasar perusahaan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 116 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan periode pengamatan dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2011. Total sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 115 sampel tahun data yang termasuk dalam kategori perusahaan yang mengalami financial distress dan 377 sampel tahun data yang termasuk dalam kategori perusahaan yang sehat. Data diolah menggunakan metode regresi berganda untuk menguji hubungan corporate governance dengan intensitas financial distress. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dilihat dari operasional perusahaan konsentrasi kepemilikan dan jumlah dewan komisaris berhubungan negatif dengan financial distress sedangkan kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional dan jumlah komisaris independen tidak mempunyai hubungan dengan financial distress. Kemudian hasil penelitian dari proksi nilai ekuitas pasar perusahaan menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial mempunyai hubungan yang signifikan dengan tanda positif dengan financial distress dan jumlah komisaris independen berhubungan negatif sedangkan kepemilikan institusional, konsentrasi kepemilikan dan jumlah dewan komisaris tidak mempunyai hubungan dengan financial distress. Kata Kunci: corporate

The study exemined the relationship between corporate governance and intensity of financial distress on manufacturing companies listed on the Indonesian Stock Exchange. Corporate governance variable in this study uses managerial ownership, institusional ownership, ownership concentration, number of commisioner and number of independent commisioner. Financial distress uses two proxy, looking from company’s operation and market value of equity. Samples in this study are 116 manufacturing companies listed on the indonesian Stock Exchange with observed period from 2007 until 2011. The total samples in this study are 115 firm year that categorited as financial distress company and 377 firm year that categorited as non financial distress company. The data processed with Multiple Regression to examine the relationship beetween corporate governance and intensity of financial distress. The result of this study from company’s operation indicate that the ownership concentration and number of commisioner have a negative significant relation with financial distress whereas manajerial ownership, institusional ownership and number of independent commisioner have no signiificant relation with financial distress. And then the result from market value of equity indicate that the manajerial ownership have a positive significant relation with financial distress and number of independent commisioner have a negative significant relation with financial distress whereas institusional ownership, ownership concentration and number of commisioner have no significant relation with financial distress.

Kata Kunci : corporate governance, financial distress, regresi berganda, operasional, nilai ekuitas


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.