APLIKASI PENGINDERAAN JAUH DAN SIG UNTUK EVALUASI KESESUAIAN LAHAN LOKASI TPA SAMPAH MENGGUNAKAN MODEL BUILDER DI KECAMATAN NANGGULAN, KABUPATEN KULON PROGO, YOGYAKARTA
LUFTI GITA IRIANI, Prima Widayani, S.Si, M.Si.
2013 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SIGINTISARI Sampah merupakan salah satu permasalahan kehidupan manusia yang paling sering dijumpai. Kemajuan teknologi, pertambahan penduduk dan perubahan pola konsumsi masyarakat menimbulkan bertambahnya volume, jenis, dan karakteristik sampah yang semakin beragam. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan sampah tersebut adalah dengan merencanakan ketersediaannya prasarana penampungan sampah berupa Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah yang berwawasan lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat kesesuaian lahan untuk lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah yang berwawasan lingkungan berdasarkan hasil evaluasi kesesuaian lahan yang ada di Kecataman Nanggulan. Metode yang digunakan adalah pengharkatan berjenjang tertimbang dengan memberikan bobot pada masing – masing parameter sesuai dengan tingkat pengaruhnya terhadap kesesuaian lahan lokasi TPA Sampah. Peta Kesesuaian Lahan Lokasi TPA dibuat menggunakan Aplikasi SIG Model Builder. Model Builder merupakan salah satu aplikasi SIG yang menggabungkan peta dalam wujud diagram alir dengan tampilan yang lebih mudah untuk difahami. Metode pengambilan sampel menggunakan metode acak (stratified random sampling). Titik sampel ditentukan secara acak pada setiap strata satuan pemetaan yang ada dan diusahakan terdistribusi secara merata diseluruh daerah penelitian. Peta Kesesuaian Lahan Lokasi TPA Sampah merupakan hasil matching dari peta hasil matching tiap kriteria (regional/penyisih) dengan Peta Rencana Pola Ruang Kabupaten Kulon Progo (Peta RTRW) Peta Kesesuaian Lahan Lokasi TPA Sampah merupakan hasil matching antara peta kesesuaian lahan lokasi TPA Sampah Kriteria Regional dengan peta kesesuaian lahan lokasi TPA Sampah Kriteria Penyisih. Hasilnya berupa 4 kelas kesesuaian lahan lokasi TPA sampah yaitu kelas yang Tidak Direkomendasikan sebagai Lokasi TPA Sampah (TR) dengan persentase 0,94% lahan di Kecamatan Nanggulan, kelas Sangat Sesuai dengan rencana pola ruang untuk lokasi TPA (R1) dengan persentase 7,31% lahan di Kecamatan Nanggulan meliputi sebagian kecil Desa Banyuroto, Donomulyo, Wijimulyo dan Tanjungharjo, kelas Cukup Sesuai dengan rencana pola ruang untuk lokasi TPA (R2) dengan persentase 47,97% lahan di Kecamatan Nanggulan dan kelas Tidak Sesuai dengan rencana pola ruang untuk lokasi TPA (R3) dengan persentase 43,78% lahan di Kecamatan Nanggulan meliputi sebagian wilayah di Kecamatan Nanggulan dengan dominasi di sebagian Desa Kembang dan Jatisarono.
-
Kata Kunci : Kesesuaian Lahan, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah, Sistem Informasi Geografi (SIG), Model Builder