PENGARUH KONSENTRASI Cu-ZEOLIT DALAM AKUADES TERHADAP PERTUMBUHAN Streptococcus mutans
ANINDYA LAKSMI DEWI, drg. Dyah Irnawati, MS.
2013 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER GIGIStreptococcus mutans merupakan salah satu mikroorganisme yang terdapat pada plak gigi tiruan. Salah satu cara pencegahan plak gigi tiruan adalah menggunakan pembersih gigi tiruan dengan metode perendaman. Zeolit digabungkan dengan tembaga (Cu) melalui pertukaran ion untuk menghasilkan bahan antibakteri. Kerja antibakteri dipengaruhi oleh konsentrasi zat antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi Cu-zeolit dalam akuades terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans. Penelitian ini menggunakan zeolit alam (Wonosari), serbuk CuCl2.2H2O (Merck p.a, Jerman), dan biakan S. mutans. Zeolit alam (100g) diaktivasi dengan pemanasan menggunakan oven (105oC/1 jam). Zeolit aktif dan larutan CuCl2 0,2 M dengan perbandingan 50g:250mL direaksikan menggunakan Stir Heat (60oC/1 jam). Serbuk Cu-zeolit dicuci dan dikeringkan menggunakan oven (100oC/24 jam). Suspensi Cu-zeolit dibuat dengan mencampurkan serbuk Cu-zeolit dan akuades dengan konsentrasi 9mg/mL, 18mg/mL, dan 36mg/mL. Suspensi S. mutans (108 CFU/mL) sebanyak 0,01mL dikontakkan dengan suspensi Cu-zeolit selama 120 menit, kemudian ditanam pada media BHI, dan diinkubasi (37oC/24 jam). Jumlah koloni yang tumbuh dihitung dalam satuan CFU/mL. Data dianalisis dengan uji Anava dan LSD0,05. Rerata dan standar deviasi jumlah koloni pada konsentrasi Cu-zeolit dalam akuades 9mg/mL, 18mg/mL, 36mg/mL berturut-turut adalah 40.000 ± 14.142, 22.500 ± 5.000, 10.000 ± 0 (CFU/mL). Hasil uji anava menunjukkan adanya pengaruh konsentrasi yang bermakna Cu-zeolit dalam akuades terhadap pertumbuhan S. mutans (p<0,05). Hasil uji LSD0,05 menunjukkan adanya perbedaan bermakna pada kelompok konsentrasi 9mg/mL dengan 36mg/mL. Kesimpulan penelitian ini adalah konsentrasi Cu-zeolit dalam akuades berpengaruh terhadap pertumbuhan S. mutans. Konsentrasi Cu-zeolit dalam akuades yang tinggi dapat menurunkan jumlah bakteri S. mutans.
Streptococcus mutans is one of many microorganisms composing denture plaque. Its development can be prevented by using denture cleanser (soaking method). Denture cleanser can be produced by combination of zeolite and copper (Cu) through ion exchange, thus producing mixture of antibacterial. Study aims to understand the effect of Cu-zeolite concentration in the distilled water affecting Streptococcus mutans growth. The study used material of natural zeolite (Wonosari), CuCl2. 2H2O (Merck p.a, Germany), and cultured S. mutans. Zeolite was activated by increasing temperature for 1 hour (105oC) and mixed with 0.2 M CuCl2 solution in 50g:250mL ratio using stir heat for 1 hour (60°C). Solution washed and dried within 24 hours (100oC). Cu-zeolite was dilluted according to each concentration of 9mg/mL, 18mg/mL and 36mg/mL. Its contacted with 0,01mL suspension of S. mutans (108 CFU/mL) for 120 minutes and implanted on BHI agar, and incubated (37oC/24 hours). Number of colonies counted and analyzed using Anava test and LSD0,05. Mean and standard deviation of the number of colonies on Cu-zeolite concentration in the aquades of 9mg/mL, 18mg/mL and 36mg/mL were 40,000 ±14,142, 22,500 ±5,000, and 10,000 ±0 (CFU/mL), respectively. Anava test indicates Cu-zeolite concentration in aquades decreasing the growth of S. mutans colonies with a significant difference in the concentration groups of 9mg/mL and 36mg/mL. The result it can be concluded that the Cu-zeolite solution decreased the growth of S. mutans. High concentration proven to be effective on decreasing numbers of S.mutans.
Kata Kunci : Zeolit, Tembaga, Konsentrasi, Streptococcus mutans