STRATEGI PEDAGANG PASAR TRADISIONAL DALAM MENGHADAPI EKSPANSI PASAR MODERN WARALABA (Studi Mengenai Strategi Penguatan Modal Sosial Pedagang Pasar Tradisional Sleman di Desa Triharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, Yogyakarta)
DANAR PADA, Dr. Hempri Suyatna, S.Sos., M.Si.
2013 | Skripsi | ILMU PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN (SOSIATRI)Dalam beberapa tahun terakhir ini, diwilayah Kabupaten Sleman telah mengalami peningkatan yang cukup signifikan terkait dengan pendirian pasar modern waralaba. Tidak menutup kemungkinan bahwa jumlah pasar modern tersebut akan terus bertambah, seiring dengan tuntutan dan konsekuensi dari gaya hidup modern yang berkembang dimasyarakat saat ini. Kehadiran pasar modern waralaba di wilayah Kecamatan Sleman tentunya mempunyai konsekuensi terhadap peta persaingan usaha, hal ini yang dapat berpengaruh kepada sosial ekonomi yang dialami oleh para pedagang di pasar tradisional Sleman karena lokasinya berdekatan dengan beberapa pasar modern waralaba. Hal itu dikarenakan jumlah penyedia jasa semakin meningkat sedangkan jumlah pelanggan tetap . maka dengan kondisi seperti itu akan menimbulkan persaingan diantara penyedia jasa tersebut, khususnya persaingan antara pasar modern waralaba dengan pasar tradisional Sleman. Tidak dapat dipungkiri bahwa pasar modern waralaba menyerap tenaga kerja yang cukup besar dan tentunya mengurangi pengangguran. Penelitian ini dilakukan di pasar tradisional Sleman. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hal itu didasari kenyataan bahwa fenomena ini merupakan persoalan yang kompleks, sehingga dibutuhkan pengamatan yang mendalam dengan melibatkan banyak pihak yang berkaitan didalamnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive atau bertujuan. Informan yang diambil berjumlah 24 orang, terdiri dari 13 orang pedagang pasar tradisional Sleman, sebanyak 6 orang yang berasal dari masyarakat disekitar pasar tradisional Sleman, yaitu 4 orang dari Dinas Pasar Kabupaten Sleman, dan 1 orang dari Dinas Perindakop Kabupaten Sleman . Teori yang digunakan untuk memahami fenomena tersebut adalah Teori Aksi. Teori ini sepenuhnya mengikuti Webber. Kemudian teori ini diturunkan oleh Parson bahwa aktor mengejar tujuan dalam situasi di mana norma – norma mengarahkannya dalam memilih alternatif cara dan alat untuk mencapai tujuan. Hal ini yang berkaitan dengan strategi – strategi yang dilakukan oleh pedagang dalam menghadapi persaingan dengan pasar modern Hasil penelitian ini menunjukan adanya dampak sosial ekonomi dari kehadiran pasar modern waralaba di sekitar pasar tradisional Sleman. Hal ini dapat dilihat dari segi sosial, yaitu berkurangnya pengunjung di pasar tradisional Sleman, serta suasana keramaian pasar yang semakin berkurang. Selain itu dilihat dari segi ekonomi, yaitu para pedagang mengalami penurunan omset yang sangat drastis yaitu hampir 50 % semenjak hadirnya pasar modern waralaba. Selain itu melalui kebijakan perda yang telah dikeluarkan oleh Kabupaten Sleman melalui Perda nomor 18 tahun 2012 yang mengatur tentang perizinan pusat perbelanjaan dan toko modern, belum sepenuhnya dimplementasikan di lapangan. Para pedagang pasar Sleman telah melakukan beberapa strategi dan cara – cara kreatif untuk bisa mempertahankan usahanya, antara lain dengan cara penguatan modal sosial yang dimiliki oleh para pedagang pasar tradisional. Ini lah yang menjadi kekuatan utama untuk dapat mempertahankan pelanggan, karena modal sosial tidak ditemukan di pasar modern waralaba, sehingga dengan segala keterbatasan yang dimiliki pedagang pasar tradisional Sleman. Maka dengan cara - cara tersebut pedagang dapat bersaing dengan pasar modern waralaba.
-
Kata Kunci : Pedagang Pasar Tradisional, Pasar Modern Waralaba, Strategi Pedagang