MANAJEMEN KESEHATAN SAPI KERING DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS BALAI PENGEMBANGAN BIBIT PAKAN TERNAK DAN DIAGNOSTIK KEHEWANAN YOGYAKARTA
NURAINI, Dr. drh. Soedarmanto Indarjulianto
2013 | Tugas Akhir | D3 KESEHATAN HEWANMasa kering adalah penghentian pemerahan menjelang induk melahirkan kembali. Masa kering sangat penting bagi setiap induk yang akan melahirkan kembali atau berproduksi. Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah mengevaluasi manajemen kesehatan sapi kering di UPTD BPBPTDK Yogyakarta. Materi yang digunakan dalam tugas akhir ini adalah sapi kering di UPTD BPBPTDK Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah observasi ke kandang, wawancara, melihat dan ikut praktek langsung dalam kegiatan pemeliharaan sapi kering selama Praktek Kerja Lapangan mulai tanggal 4 sampai dengan 9 Maret 2013. Hasil yang diperoleh adalah ada tujuh ekor sapi kering. Pengeringan pada sapi kering dimulai pada umur tujuh bulan kebuntingan, dilakukan secara berselang, yaitu sapi hanya diperah sekali sehari selama beberapa hari. Selanjutnya satu hari diperah dan hari berikutnya tidak diperah, kemudian induk diperah tiga hari sekali hingga akhirnya tidak diperah sama sekali. Beberapa hal yang ditemukan kurang baik adalah manajemen kandang dengan lantai kandang datar, manajemen pakan yaitu pemberian konsentrat pada sapi kering dan laktasi tidak ada bedanya, kurangnya exercise pada sapi kering, dan pada manajemen kesehatan dan pencegahan penyakit tidak dilaksanakan dengan tepat. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa manajemen kesehatan sapi kering di UPTD BPBPTDK Yogyakarta masih kurang optimal.
Dry period is the termination of milking period before the parent regenerates. Dry period is very important for every parent who will give birth again or production. The purpose of this thesis was to evaluate cow’s herd health management in UPTD BPBPTDK Yogyakarta. The material used in this thesis is cow ‘s herd in UPTD BPBPTDK Yogyakarta. The method used in this activity is cage observation, interviews, see and participate in practice in the cow’s herd maintenance activities during the Job Training starting June 4 through March 9, 2013. The results is seven cows. Drying on cow’s herd started at the age of seven months of pregnancy, performed later, the cows are milked only once a day for several days. The next day is milked and then next day again is not milked, then the parent are milked once of three days until finally it is not milked at all. Some lacking things have been founded such as management cage with the cage floor flat, feed management that there is no difference of the provision of concentrate in dry and lactating cow’s herd, lack of exercise in cow’s herd, and on health management and disease prevention are not implemented properly. Based on these data it can be concluded that the dry cow’s herd health management in Yogyakarta BPBPTDK UPTD is still less optimal.
Kata Kunci : Kesehatan Sapi Kering, UPTD BPBPTDK Yogyakarta