Laporkan Masalah

PENGARUH LAMA PERENDAMAN DALAM AIR TERHADAP KEKUATAN TARIK FIBRE REINFORCED COMPOSITE RESIN JENIS POLYETHYLENE

ISTY DEVI ANDRI, drg. Purwanto Agustiono, SU.

2013 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER GIGI

Komposit yang diperkuat serat (FRC) merupakan bahan yang terdiri dari serat dan matriks. Penggunaan FRC didalam lingkungan rongga mulut melibatkan terjadinya interaksi antara FRC dengan saliva yang sebagian besar adalah air. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama perendaman dalam air terhadap kekuatan tarik FRC dengan jenis polietilen. Bahan penelitian yang digunakan adalah serat jenis UHMWPE (Biodental TechnologiesTM, Australia) dan komposit flowable (master flow, Brazil). Pembuatan sampel FRC menggunakan cetakan logam (15 x 6 x 2) mm yang diisi dengan komposit flowable dan serat polietilen. Sampel FRC dibuat sebanyak 16 sampel direndam dalam 200 ml air selama 1 hari, 7 hari, 14 hari, dan 21 hari (n = 4 sampel). Pengukuran kekuatan tarik dilakukan menggunakan alat uji Universal Testing Machine (Litex 660, USA). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANAVA dan uji LSD. Rerata pengukuran kekuatan tarik hari ke-1 sebesar 2,504 ± 0,372 N/mm2 , hari ke-7 sebesar 1,966 ± 0,193 N/mm2, hari ke-14 sebesar 1,538 ± 0,138 N/mm2, dan hari ke-21 sebesar 1,180 ± 0,071 N/mm2. Analisis varian satu jalur menunjukan lama perendaman berpengaruh terhadap kekuatan tarik FRC (p< 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh lama perendaman dalam air terhadap kekuatan tarik FRC dengan jenis polietilen.

Fibre reinforced composite (FRC) is a material consist of fibre and matrix. The usage of FRC in oral cavity involves the interaction between FRC and saliva which consist most of water. The aim of this study was to determine the effect of immersion on the tensile strength of fibre reinforced composite with polyethylene fibre type. The materials used in this study were UHMWPE fibre (Biodental TechnologiesTM, Australia) and flowable composite (master flow, Brazil). FRC samples were made by using metal mold (15 x 6 x 2) mm and filled by flowable composite and polyethylene fibre. The samples made into 16 pieces, immersed in 200 ml of water for 1 day, 7 days, 14 days, and 21 days length (n= 4 sample). Tensile strength was measured by using a Universal Testing Machine (Litex 660, USA). The results of measurement were analyzed with one way ANOVA followed by LSD test. The mean of tensile strength day 1 was 2,504 ± 0,372 N/mm2 ,day 7 was 1,966 ± 0,193 N/mm2, day 14 was 1,538 ± 0,138 N/mm2, and day 21 was 1,180 ± 0,071 N/mm2 .One way ANOVA result showed that the length of water immersion had an effect toward the tensile strength of FRC (p< 0,05). This study concluded that the length of water immersion had an effect on tensile strength of FRC with polyethylene fibre type.

Kata Kunci : Komposit yang diperkuat serat (FRC), Serat polietilen, uji kekuatan tarik, perendaman dalam air


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.