ANALISIS SISTEM ANTRIAN PADA INDUSTRI JASA MAKANAN DENGAN PENDEKATAN SIMULASI (Studi Kasus di Kedai Jamoer)
ADE RISKI AMELIA, Ibnu Wahid FA, STP, MT
2013 | Skripsi | TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIANKedai Jamoer merupakan salah satu tempat makan yang menyajikan beragam menu makanan berbahan dasar jamur. Untuk memberikan kesan yang menarik bagi para konsumennya, Kedai Jamoer berusaha memberikan pelayanan yang mampu memanjakan dan memuaskan konsumennya. Namun seiring berjalannya waktu, konsumen yang datang ke Kedai Jamoer semakin bertambah. Banyaknya konsumen yang datang menyebabkan terjadinya antrian pada sistem pelayanan di Kedai Jamoer terutama di area dapur karena keterbatasan kapasitas pelayanan yang ada. Penelitian ini menggunakan pendekatan pemodelan dan simulasi dengan tujuan mempelajari karakteristik dan perilaku sistem pelayanan di Kedai Jamoer serta mengurangi waktu menunggu di area dapur. Penyusunan model dan simulasi dilakukan dengan menggunakan software ProModel. Uji validasi terhadap model dilakukan dengan metode uji kesamaan dua rata-rata. Adapun indikator penilaian yang digunakan adalah lama waktu menunggu untuk mendapatkan pelayanan dari server dapur. Hasil simulasi model awal menunjukkan terjadinya antrian yang cukup panjang di area dapur yang ditandai oleh lamanya waktu mengantri sebesar 10,18 menit. Selanjutnya disusun tiga model alternatif sebagai usulan perbaikan terhadap sistem antrian yang ada, yaitu: 1) meningkatkan kecepatan proses pelayanan pada sebagian server, 2) meningkatkan kecepatan proses pelayanan pada seluruh server, 3) meningkatkan kecepatan proses pelayanan pada seluruh server serta memindahkan satu waiters ke dapur. Berdasarkan hasil simulasi model dan hasil perhitungan biaya pelayanan, maka diperoleh model alternatif yang terbaik yaitu model alternatif ketiga yang ditandai dengan waktu menunggu yang terkecil yaitu 1,06 menit dan total biaya pelayanan terkecil yaitu 40.720,00 rupiah per jam.
Kedai Jamoer is one of the restaurant that serves many kinds of food and beverage based on mushroom. To make good impressed, Kedai Jamoer gives highly good service for its customers. As time goes by, the customers come more and more so this circumstance makes queueing. Causing of this problem is increasing customers arrival without fast respon. Slow respon caused by minimum facilities in kitchen room. This research uses modelling approach and simulation technique. The aims are learning about characteristics and behaviors of service system and how to cut waiting time in Kedai Jamoer’s kitchen. In this research, ProModel is used to arrange model and simulation and Paired t-test is used to validate of model. The indicator that used is waiting time for getting services from kitchen servers. The early result of fisrt model shows that there is long queueing in kitchen room with duration time 10,18 minutes. To solve this problem, research has arranged three alternative models that consist of increasing the speed of part of serving process, increasing the speed of whole of serving process and moving a waiter to help kitchen arrangement. Based on the result of simulation models and calculation cost service, the best alternative choosen is the third alternative with shortest duration of wating time 1,06 minutes and the most reasonable cost service 40.720 rupiah per hour.
Kata Kunci : Sistem Antrian, Waktu Menunggu, Pemodelan, Simulasi