Laporkan Masalah

TINGKAT KEJADIAN INFEKSI Ancylostoma sp. PADA ANJING UMUR KURANG DARI 6 BULAN DI YOGYAKARTA

WAHYU EKA STYAWAN, drh. Hary Purnamaningsih, M.P.

2013 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN

Ankilostomiasis merupakan penyakit parasitik nematoda yang sering menyerang anjing muda maupun dewasa, terutama pada anjing puppy. Anjing yang terinfeksi menunjukan gejala sesak nafas, anemia, anoreksia, potbelly, emasiasi, dan ada kalanya terjadi obstruksi intestinal serta diare. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kejadian infeksi Ancylostoma sp. pada anjing umur kurang dari 6 bulan dan lebih dari 6 bulan. Sejumlah 100 sampel feses dikumpulkan dari anjing peliharaan di Yogyakarta. Sampel feses selanjutnya diperiksa di Laboratorium Parasitologi dan Laboratorium Ilmu Penyakit Dalam FKH UGM dengan metode natif dan sentrifus. Data dari hasil pemeriksaan selanjutnya dikelompokkan menjadi dua yaitu kelompok anjing dengan umur kurang dari 6 bulan dan lebih dari 6 bulan. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisa secara diskriptif dan statistik Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan 41 dari 100 sampel (41%) ditemukan telur cacing Ancylostoma sp, pada kelompok anjing umur kurang dari 6 bulan sebanyak 26 dari 50 sampel (52%) ditemukan telur cacing Ancylostoma sp. dan 15 dari 50 sampel (30%) pada anjing umur lebih dari 6 bulan. Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa tingkat kejadian infeksi Ancylostoma sp. pada anjing di Yogyakarta sebanyak 41%. Tingkat infeksi Ancylostoma sp. pada anjing umur kurang dari 6 bulan (52%) lebih besar bila dibandingkan dengan kelompok anjing umur lebih dari 6 bulan (30%) dengan resiko kejadian infeksi 2,528 kali lebih besar pada anjing umur kurang dari 6 bulan. Disarankan untuk pemilik anjing supaya lebih memperhatikan kesehatan anjingnya dan memperbaiki menejemen pemeliharaan sekaligus sanitasi pada masa puppies.

Ancylostomiasis parasitic disease caused by nematodes which infest on adult dog or young dog, mainly on puppy. The infected dog show clinical signs, such as dyspnoe, anemia, anorexia, potbelly, emaciated, and there is time when the intestine get obstruct by the nematode and causing diarrhea. This study aimed to determined the incidence level of Ancylostoma sp. infection on puppy under 6 month old in Yogyakarta. A houndred feces samples taken from dogs and puppys in Yogyakarta. Samples examined with native and sentrifuge method at Parasitology Laboratorium and Internal Animal Laboratorium of Faculty Veterinary Science, Gadjah Mada University. The results of the examination separated into two groups, group dogs above 6 month old (50 samples) and dogs under 6 month old (50 samples). The result data analyzed descriptively and statistic Chi-square. The experiment data showed that 41 of 100 samples (41%) were found Ancylostoma sp. eggs. Based in group, 26 of 50 samples of dog under 6 month old (52%) and 15 of 50 samples of dogs above 6 month old (30%) were found Ancylostoma sp. eggs. Based on the result data, it could conclude the incidence of Ancylostoma sp. infection in Yogyakarta was 41%. Infection occur in dogs under 6 month old in bigger (52%) than infection occur in dogs above 6 month old (30%) with incidence level 2,528 bigger of dogs above 6 month old. The owner of the dog suggested to should pay more attention to the dog health and sanitation as well as improve maintenance management at the puppies.

Kata Kunci : Ancylostoma sp., infeksi, anjing, umur, natif, sentrifus


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.