EKSPLORASI PERSEPSI PASIEN RSUP DR SARDJITO TERHADAP KETERAMPILAN MEDIS DOKTER MUDA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS GADJAH MADA
MUHAMMAD TSANI ARSYAD, Dr. Widyandana, MHPE, Ph.D.
2013 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTERLatar belakang: Mahasiswa kedokeran akan menjalani fase preklinik dan fase klinik. Proses pembelajaran di Skills Lab diharapkan dapat membuat mahasiswa semakin terampil dan siap untuk menghadapi masa pendidikan profesi di rumah sakit. Pasien sebagai penerima pelayanan kesehatan yang berhubungan langsung dengan dokter muda akan memiliki persepsi mengenai keterampilan medis dokter muda di rumah sakit. Tujuan: Mengetahui bagaimana persepsi dan saran pasien mengenai keterampilan medis dokter muda di rumah sakit. Metode: 28 pasien (6 orang pasien berasal dari bangsal Bagian Ilmu Kesehatan Anak, 7 pasien berasal dari bangsal Bedah, 8 pasien dari bangsal Interna dan 7 pasien berasal dari bangsal Obstetri Ginekologi) diminta mengisi kuesioner yang berisi pertanyaan terbuka dan terstruktur mengenai keterampilan medis dokter muda. Hasil penelitian dianalisa dengan coding oleh 2 orang coders. Coding akan dilakukan dengan metode inductive content analysis secara manual terstruktur berdasarkan guideline dari Ello dan Kyngas (2008). Hasil: Sebanyak 70,9% pasien menilai bahwa dokter muda sudah siap dalam memberikan pelayanan kesehatan. Sebagian besar pasien (89%) menilai kemampuan komunikasi dokter muda sudah baik. Sebanyak 72% pasien tidak bisa menilai kemampuan pemeriksaan fisik pasien. Sebagian besar pasien (93%) tidak bisa menilai kemampuan tindakan medis prosedural dokter muda. Sedangkan 68% pasien tidak bisa menilai tingkat pengetahuan medis dokter muda. Dan 12,5% pasien menyarankan agar dokter muda lebih banyak belajar agar pelayanannya meningkat. Kesimpulan: Menurut persepsi pasien, secara umum pasien menilai dokter muda sudah siap memberikan pelayanan kesehatan. Pasien menilai kemampuan komunikasi dokter muda sudah baik. Untuk persepsi pasien mengenai pemeriksaan fisik, tindakan medis prosedural, dan tingkat pengetahuan medis dokter muda tidak bisa didapatkan data yang optimal karena keterbatasan pengetahuan pasien mengenai kompetensi dan muda. Pasien menyarankan dokter muda lebih banyak belajar dan lebih proaktif agar keterampilan medis dokter muda meningkat.
Background: Medical students went through preclinical and clinical phase. Learning process in Skills Laboratory expected to make medical students become more skilled and ready to face the clerkship phase in hospital. Patients as health care service consumer who interacted directly with clerkship students have perceptions about their clinical skills that performed in the hospital. Objective: To understand patients perception and suggestions about medical skills of clerkship students in hospital. Method: Twenty eight patients (6 patients from Pediatric ward, 7 patients from surgery ward, 8 patients from Internal Medicine ward, and 7 patients from Obstetric and Gynecology ward) were required to fulfill a questionnaire consists of open and structured questions about clerkship students medical skills. The data was analyzed manually and coded by 2 coders using inductive content analysis method based on guideline from Ello and Kyngas (2008). Results: in patients perception, over all clerkship students were ready to be a health care provider. Eighty nine percent patients said that clerkship students have good communication skills. Seventy two percent patients couldn’t assess physical examination skills of clerkship students. Ninety three percent patients couldn’t assess medical procedural skills of clerkship students. Sixty eight percent patients couldn’t assess clerkship students’ medical knowledge. And twelve and a half percent patients suggested that clerkship students’ medical skills will be improved if they learn more and become more proactive while undergoing clinical phase. Conclusion: Based on patients perception, clerkship students were ready to be a health care provider. Patients said that clerkship students did well in communication. But because of patients’ lack of knowledge in clerkship students’ tasks and competence, patients couldn’t assess clerkship students’ physical examination skills, procedural skills, and students’ medical knowledge optimally. Patients suggested that clerkship patients’ skills will be improved by learning more and becoming more proactive while undergoing clinical phase.
Kata Kunci : keterampilan medis, dokter muda, koass, pasien