Pengaruh nifedipine terhadap hiperplasi dan ekspresi protein p53 gingiva :: Kajian in vitro pada tikus
HANIASTUTI, Tetiana, Dr.drg. Al Supartinah S., SU
2001 | Tesis | S2 Kedokteran GigiPenggunaan nifedipine yang merupakan salah satu obat golongan antagonis kalsium, untuk terapi penyakit-penyakit kardiovaskuler pada saat ini semakin meluas. Akan tetapi, nifedipine menimbulkan beberapa efek samping termasuk hiperplasi gingiva dan meningkatnya resiko kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nifedipine terhadap hiperplasi dan ekspresi protein p53 gingiva. Empat puluh lima ekor tikus Sprague Dawley jantan secara acak dibagi dalam 15 kelompok. Masing-masing tikus dalam tiap kelompok mendapat nifedipine secara oral yang dilarutkan dalam dimethyl sulfoxide dengan dosis 0 (kontrol), 15, 30 dan 60 mg/kg berat badan selama 1, 3 dan 6 minggu. Tikus dibunuh pada akhir penelitian. Pengukuran morfologi gingiva didapatkan dari model stone gips hasil cetakan regio anterior rahang bawah. Jaringan gingiva tikus kemudian diblok dengan parafin untuk dilakukan analisis imunohistokimia untuk mendeteksi ekspresi protein p53. Hasil analisis statistik dengan anava 2 jalur menunjukkan bahwa nifedipine berpengaruh terhadap hiperplasi gingiva. Peningkatan ukuran gingiva yang meliputi panjang mesio-distal, lebar labiolingual dan tinggi apiko-koronal gingiva dipengaruhi oleh dosis dan jangka waktu penggunaan nifedipine (p<0,05). Hasil analisis statistik juga menunjukkan bahwa terdapat peningkatan ekspresi protein p53 gingiva setelah penggunaan nifedipine, dan ha1 tersebut dipengaruhi oleh dosis dan jangka waktu penggunaan nifedipine (p<0,05).
Nifedipine, a calcium channel blocking agent, is widely used in medical practice for management of cardiovascular disorders recently. On the other hand, this drug has several side effects such as gingival hyperplasia and increased risk of cancer. This study was conducted to examine the influence of nifedipine on gingival hyperplasia and the expression of p53 protein in those tissue. Forty-five male Sprague Dawley rats were randomly divided into 15 groups. Animals in each group daily received nifedipine orally in dimethyl sulfoxide at a dosage of 0 (control), 15, 30 and 60 mg/kg body weight for 1, 3 and 6 weeks. Animals were sacrificed at the end of the study. Gingival gross morphology was assessed from stone models obtained from the mandibular incisal region. Gingival tissue blocks were processed immunohistochemically analized for the expression of p53 protein. Statistical analysis showed that nifedipine induced gingival hyperplasia. Gingival dimensions including bucco-lingual and mesiodistal width and also apico-coronal height significantly increased following nifedipine administration either in dosage and treatment duration (p<0,05). Statistical analysis also indicated that there was a significant increased of p53 protein expressions in gingival tissue following nifedipine administration, and that overexpression appears dependent on the dosage and treatment duration (p<0,05).
Kata Kunci : Hiperplasi Gingiva,Nifedipine