Laporkan Masalah

PERBEDAAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN KONSUMSI MAKANAN DAN MINUMAN INSTAN PADA REMAJA DENGAN STATUS GIZI LEBIH DAN STATUS GIZI NORMAL DI SMA MUHAMMADIYAH 1 YOGYAKARTA

FANNY WIDYA PRATAMA, Dr. Toto Sudargo, SKM, M.Kes.

2013 | Skripsi | GIZI KESEHATAN

Latar Belakang : Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi pada industri pangan mendorong munculnya produk instan, seperti makanan dan minuman instan (Lastariwati, 2006). Tingkat pengetahuan gizi berpengaruh terhadap sikap dan perilaku dalam pemilihan makanan (Irawati et al, 1992). Pengetahuan gizi yang baik juga akan berpengaruh pada pola asupan makanan yang lebih sehat (Fitzgerald et al, 2008). Pada dasarnya, konsumsi makanan akan mempengaruhi status gizi. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui perbedaan pengetahuan, sikap, dan konsumsi makanan dan minuman instan pada remaja dengan status gizi lebih dan status gizi normal di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan kasus kontrol. Subjek penelitian ini adalah 114 orang (38 kasus dan 76 kontrol). Uji statistik yang digunakan yaitu uji chi square test dan uji fisher’s exact test. Hasil : Tingkat pengetahuan cukup, lebih tinggi pada kelompok kasus (7,9%) daripada kelompok kontrol (6,6%), sedangkan tingkat pengetahuan baik (92,9%), lebih tinggi pada kelompok kontrol (93,4%) daripada kelompok kasus (92,1%). Sikap kategori cukup, lebih tinggi pada kelompok kontrol (11,8%) daripada kelompok kasus (10,5%), sedangkan sikap yang baik (88,6%) yaitu lebih tinggi pada kelompok kasus (89,5%) daripada kelompok kontrol (88,2%). Konsumsi makanan dan minuman instan dalam kategori lebih, tertinggi pada kelompok kontrol (51,3%) daripada kelompok kasus (23,7%), sedangkan dalam kategori cukup, lebih banyak terdapat pada kelompok kasus (76,3%) daripada kelompok kontrol (48,7%). Kesimpulan : Tidak ada perbedaan pengetahuan dan sikap terhadap makanan dan minuman instan pada remaja dengan status gizi lebih dan status gizi normal, namun ada perbedaan konsumsi makanan dan minuman instan pada remaja dengan status gizi lebih dan status gizi normal.

Background: Advances in science and technology in the food industry to encourage the emergence of instant products, such as food and instant drinks (Lastariwati, 2006). Effect on the level of nutritional knowledge attitudes and behaviors in the selection of food (Irawati et al, 1992). Knowledge of good nutrition will also influence the pattern of food intake more healthy (Fitzgerald et al, 2008). Basically, food consumption will affect the nutritional status. Objectives : To find the difference between knowledge, attitudes, and consumption of instant food and beverages in adolescents with better nutritional status and normal nutritional status at SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Methods : This research was an observational study with case-control design. The subjects were 114 people (38 case and 76 control). The statistical test used is chi square test and uji fisher’s exact test. Results : Sufficient level of knowledge, higher in the case group (7,9%) than the control group (6,6%), while a good level of knowledge (92,9%), higher in the control group (93,4%) than the case group (92,1%). Attitude in enough categories, higher in the control group (11,8%) than the case group (10,5%), while a good level of attitude (88,6%), higher in the case group (89,5%) than the control group (88,2%). Consumption of instant food and beverages in more categories, higher in the control group (51,3%) than the case group (23,7%), while the category is quite, higher in the case group (76,3%) than the control group (48,7%). Conclusions : There is no difference in knowledge and attitudes about food and instant drinks in adolescents with better nutritional status and normal nutritional status, but there are difference in the consumption of instant food and beverage in adolescents with better nutritional status and normal nutritional status.

Kata Kunci : Pengetahuan, sikap, konsumsi makanan dan minuman instan, status gizi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.