Laporkan Masalah

ANALISIS KOMPONEN DAYA TARIK WISATA SENI PERTUNJUKAN TARI DI DALEM KANEMAN

RETNO MOORTRISARI WIDIANINGRUM, Prof. Dr. Marsono, SU.

2013 | Skripsi | PARIWISATA

Dalem Kaneman sebagai bangunan warisan budaya yang telah dilindungi oleh undang-undang memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai obyek wisata. Kehidupan warga magersari tidak dapat dilepaskan dari kegiatan wisata yang berlangsung di Dalem Kaneman. Dalam kegiatannya pemilik dan warga magersari bekerjasama mempersiapkan sajian wisata yang dapat dinikmati oleh wisatawan. Komponen daya tarik wisata yang ditawarkan pemilik untuk kegiatan wisata adalah sajian makan malam serta sajian seni pertunjukan. Adapun sajian makan malam yang ditawarkan adalah sajian dengan tema makanan tradisional khas Kraton Yogyakarta. Selanjutnya sajian seni pertunjukan yang ditawarkan adalah fragmen Ramayana yang disajikan dalam format tari klasik tradisi istana gaya Yogyakarta, lengkap dengan kostum dan iringan gamelannya. Pelestarian budaya melalui sajian seni pertunjukan dinilai sebagai salah satu cara pelestarian budaya yang dinilai sangat penting. Pelestarian budaya tersebut ditandai dengan dipergunakannya kostum, iringan, serta tata laku tari klasik tradisi istana gaya Yogyakarta. Penggunaan tersebut disajikan bersama dengan pengembangannya yang disesuaikan dengan masa kini. Meskipun demikian, pengembangan yang diterapkan tetap berpijak dan mengacu pada tari klasik tradisi istana gaya Yogyakarta Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis komponen daya tarik wisata yang diperoleh melalui proses pengamatan secara langsung serta wawancara. Pemberian penilaian daya tarik wisata diperoleh melalui pengisian angket oleh pelaku kegiatan wisata di Dalem Kaneman.

Dalem Kaneman as a cultural heritage building is protected by the government law, and it has a great potential as a tourism object. The social live of magersari people is well combined with tourism activity at Dalem Kaneman. The owner of Dalem Kaneman and magersari people work together to prepare tourist attraction for visitors. The component of tourist attraction offered by the owner for tourist are Yogyakarta traditional dinner serving and Yogyakarta traditional art performance of Ramayana fragment in live performance, with musical instrument. It conduct by the local artist and the dancers will also wearing traditional costumes. Culture preservation by the traditional art performance are also considered as a culture preservation which can be seen on the costumes, traditional music instrument, that used in performance. And also its development, where its rooted on Yogyakarta traditional culture value. The component analysis of tourist attraction were using to conduct this research. Data and information of this research were gain from real time observation and interview. And also questionnaire form filled by those who involved in tourism activity at Dalem Kaneman.

Kata Kunci : Dalem Kaneman, sajian seni pertunjukan, daya tarik wisata


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.