Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA SHIFT KERJA, ASUPAN MAKAN TERHADAP STATUS GIZI PEKERJA

FITRI KUSUMA WARDANI, Yayuk Hartriyanti, SKM, M.Kes

2013 | Skripsi | GIZI KESEHATAN

Latar Belakang Penelitian : Tenaga kerja merupakan sumber daya manusia dan pembangun bangsa. Pada dasarnya kebutuhan gizi bagi tenaga kerja berbeda dari yang bukan tenaga kerja. Pekerja yang bekerja secara bergilir (shift) selama 24 jam dengan masing-masing lama waktu kerja 8 jam sehari kadang tidak memperhatikan gizi dan asupan makannya. Padahal status gizi dipengaruhi oleh konsumsi pangan. Hal ini terjadi karena dalam mengkonsumsi pangan juga berarti mengkonsumsi zat gizi. Kekurangan dan kelebihan zat gizi yang diterima oleh tubuh mempunyai dampak negatif, perbaikan konsumsi pangan dan peningkatan status gizi yang sesuai dengan kebutuhan merupakan unsur penting yang berdampak positif bagi pekerja. Tujuan Penelitian : untuk mengetahui hubungan antara shift kerja, asupan makan terhadap status gizi pekerja pada pekerja pabrik PT. Tigaraksa Satria, Yogyakarta. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian observasional (non eksperimental) dengan menggunakan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di pabrik PT. Tigaraksa Satria Yogyakarta. Jumlah subyek dalam penelitian ini sebanyak 72 orang pekerja di bagian produksi. Subyek penelitian diambil dengan cara proportional sampling. Data shift kerja diperoleh dengan formulir data identitas diri. Asupan makan diperoleh melalui formulir food recall 3x24 jam. Sedangkan Indeks Massa Tubuh (IMT) diukur dengan menggunakan metode antropometri. Analisis data dengan uji chi square. Hasil : Hasil uji chi-square test menunjukkan hubungan yang tidak signifikan antara shift kerja (pagi dan sore) dengan asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat (p > 0,05). Hubungan yang tidak signifikan antara asupan energi, protein, lemak, dan karbohidat dengan status gizi pekerja (p > 0,05). Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara shift kerja dengan asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat. Tidak ada hubungan antara asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat dengan status gizi pekerja.

Background: The workforce is a human resource and nation builders. Basically nutritional requirement for workforce is different of the instead workforce. Workers who work in rotation (shift) for 24 hours with each long working time 8 hours a day, sometimes not get the attention to nutrition and food intake. Though the nutrition status influenced by the food consumption. This is because the food consumption also means consuming nutrients. Deficiency and excess of nutrients received the body to have a negative impact, improved the food consumption and nutritional status in accordance with the needs constitute of an important element the positive impact on workers. Objective: Identify correlation between workshift, food intake with nutritional status of workers in PT. Tigaraksa Satria, Yogyakarta. Methods: This study is observasional (non-experimental) by using a cross sectional design. The research was conducted in PT. Tigaraksa Satria Yogyakarta. Number of subject in this study were 72 people working on the production. The research subject is taken by way of proportional sampling. Workshift data is obtained with questionnaire, food intake data is obtained through food recall questionnaire 3x24 hours. While Body Mass Index (BMI) was measured using anthropometry. Analysis of the data with chi squre test. Results: Results of chi-squre test showed no significant correlation between workshift (morning and afternoon) with energy intake, protein, fat, and carbohydrates. There is also no significant correlation between intake of energy, protein, fat, and carbohydrate with nutritional status of workers (p>0,05). Conclusion: There is no correlation between workshift with energy intake, protein, fat, and carbohydrates. There is no correlation between intake of energy, protein, fat, and carbohydrates with nutritional status of workers.

Kata Kunci : shift kerja, asupan makan, energi, protein, lemak, karbohidrat, status gizi pekerja


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.