SAMANTRAYA AND THE EXISTENCE OF RATOH DUEK DANCE IN YOGYAKARTA
MARIA ULFAH, Tri Nuraniwati, S.S., M.A
2013 | Tugas Akhir | D3 BAHASA INGGRISPenelitian ini bertujuan untuk mengenal lebih banyak tentang tarian tradisional Aceh terutama Ratoh Duek, Sekaligus perbedaan antara tari Saman dan tari Ratoh Duek. Samantraya adalah salah satu kelompok tari Ratoh Duek di Yogyakarta, dalam menjalankan komunitas ini tentu saja ada banyak tantangan dan kendala yang dihadapi. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah observasi dan wawancara. Penulis mendapatkan data dari buku, majalah, dan internet. Penulis berkunjung ke asrama Aceh dan Sanggar Cut Nyak Dien di Jl. Kartini, Sagan Yogyakarta untuk melakukan wawancara. Penulis juga melakukan wawancara dengan manajer dan anggota Samantraya, penulis juga mengikuti semua kegiatan Samantraya. Kesimpulan untuk makalah ini adalah Samantraya merupakan salah satu kelompok tari kontemporer Ratoh Duek yang dibentuk oleh beberapa mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya. Tarian Ratoh Duek mirip dengan tarian duduk lainnya dari Aceh, tetapi ada beberapa perbedaan yang sangat mencolok. Mereka memiliki banyak tantangan untuk menjalankan grup ini, salah satu tantangan adalah tidak satupun dari mereka adalah orang Aceh.
The objectives of this graduating paper are learning more about Aceh traditional dance especially Ratoh Duek dance. It Also observes the differences between Saman dance and Ratoh Duek dance. Samantraya is one of Ratoh Duek dance group in Yogyakarta, in the process of running this community of course there are many challenges and obstacles encountered. The methods used for collecting the data are observations and interview. The writer obtained the data from books, magazine, and internet. The writer was visiting Aceh dormitory and Sanggar Cut Nyak Dien at Jl. Kartini, Sagan Yogyakarta for doing the interview. She interviewed the manager and the member of Samantraya, and observed all of Samantraya activity. Conclusions for this paper are Samantraya is one of Ratoh Duek contemporary dance groups formed by some students of Faculty of Cultural Sciences. This Ratoh Duek dance is similar to the other sitting dances from Aceh, but there are some very noticeable differences. The Members of Samantraya have many challenges for running this group, one of the challenges is none of them is Acehnese.
Kata Kunci : Tari Tradisional Aceh, Tari Ratoh Duek, Samantraya