Laporkan Masalah

PENGARUH KONSENTRASI LARUTAN IRIGASI SODIUM HIPOKLORIT TERHADAP KEBOCORAN APIKAL GIGI PASCA PERAWATAN SALURAN AKAR DENGAN SILER BERBASIS KALSIUM HIDROKSIDA

TJUT INTAN PERMATA SARI, drg. Pribadi Santoso, M.S., Sp.KG

2013 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER GIGI

Salah satu tahap penting dalam perawatan saluran akar adalah pembersihan dan pengisian saluran akar. Pembersihan saluran akar bertujuan melarutkan jaringan nekrotik, debris, dan lapisan smear. Sodium hipoklorit (NaOCl) dapat melarutkan jaringan organik dari lapisan smear sehingga memudahkan adaptasi antara bahan pengisi dengan dentin saluran akar. Salah satu bahan siler yang dapat beradaptasi baik dengan dentin adalah kalsium hidroksida (Ca(OH)2). Adaptasi yang baik antara bahan pengisi dengan dentin mempengaruhi terjadinya kebocoran apikal pada gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi NaOCl terhadap kebocoran apikal gigi pasca perawatan saluran akar dengan bahan siler berbasis Ca(OH)2. Subyek penelitian menggunakan 15 gigi yang dibagi dalam 3 kelompok perlakuan. Kelompok I diirigasi dengan NaOCl 0,5%, II NaOCl 2,5%, dan III NaOCl 5%. Panjang gigi 15 mm dari apikal ke koronal dengan memotong sebagian mahkota. Preparasi menggunakan k-file dengan teknik step back. Setiap pergantian alat, diirigasi dengan 2 mL NaOCl menggunakan jarum khusus irigasi ukuran 30G. Kemudian diobturasi dengan siler Ca(OH)2 serta gutaperca menggunakan teknik kondensasi lateral. Selanjutnya diberi methylene blue dan disentrifuge. Subyek dibelah secara simetris menjadi bukal dan lingual serta diamati di bawah mikroskop optik. Data analisa menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Uji statistik Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh konsentrasi NaOCl terhadap kebocoran apikal. Kebocoran apikal tertinggi terdapat pada kelompok I dan terendah dan terendah terdapat pada kelompok III.

One important step in root canal treatment is cleaning and filling the root canal. Cleanup the root canal aims to dissolve necrotic tissue, debris and smear layer. Sodium hypochlorite (NaOCl) can dissolve organic tissue of smear layer to facilitate the adaptation between the filler with root canal dentin. One of siler materials that can adapt well to the dentine is calcium hydroxide (Ca(OH)2). Good adaptation between the filler material with dentin affect apical leakage in teeth. The purpose of this study was to determine the effect of NaOCl concentration on apical leakage of teeth after root canal treatment with Ca(OH)2 as material based siler. This research subjects used 15 teeth were divided into 3 treatment groups. Group I were irrigated with 0.5% NaOCl, II 2.5% NaOCl, and III NaOCl 5%. Tooth lenght of 15 mm from the apical to coronal by cutting a portion of the crown. Preparation using k-file with step back technique. Each turn of the tool, irrigated with 2 mL NaOCl irrigation using a special needle with size 30G. Then obturated with sealer Ca(OH)2 and gutaperca using lateral condensation technique. Furthermore given methylene blue and centrifuged. Subjects split symmetrically into the buccal and lingual and observed under an optical microscope. Data analysis using Kruskal-Wallis and Mann-Whitney test statistic. The results showed there is a effect of NaOCl concentration on apical leakage. The highest apical leakage is group I and the smalest is group III.

Kata Kunci : Irigasi, konsentrasi NaOCl, kebocoran apikal


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.