Laporkan Masalah

Deteksi antigen membran toxoplasma gondii pada plasenta dari ibu abortus dengan toksoplasmosis menggunakan cara Elisa Sandwich

MURKATI, Prof.Dr.dr. Noerhajati Soeripto, DTM

2001 | Tesis | S2 Kedokteran Tropis

Penelitian ini bertujuan mendeteksi dan mengetahui perbedaan kemampuan deteksi antigen membran T. gondii pada plasenta dari ibu abortus dengan toksoplasmosis, secara ELISA sandwich menggunakan antibodi poliklonal T. gondii strain RH (ELISA sandwich A) dan ELISA sandwich menggunakan antibodi poliklonal T. gondii isolat lokal (ELISA sandwich B), sebagai antibodi penangkap (capture) antigen. Selain itu jugs bertujuan mengetahui hubungan antara keberadaan IgM anti Toxo dalam serum ibu abortus dengan keberadaan antigen membran T. gondii pada plasentanya. Tujuan penelitian dimaksudkan untuk memperoleh data yang dapat menjadi masukan dalam kerangka usaha pencegahan toksoplasmosis kongenital. Sampel dalam penelitian ini berupa serum serta plasenta dari ibu hamil trimester I-II yang mengalami abortus spontan, yang dikumpulkan dari Rumah Sakit Dr. Muwardi Surakarta. Pemeriksaan IgM dan IgG anti Toxo dalam serum ibu yang mengalami abortus dilakukan dengan menggunakan Kit Toxo ISAGA (IgM) dan Toxo screen DA (IgG), sedangkan antigen membran T. gondii pada plasenta dideteksi dengan cara ELISA sandwich A dan ELISA sandwich B. Dilakukan analisis untuk mengetahui perbedaan basil deteksi antigen membran T. gondii pada plasenta ibu abortus dengan cara ELISA sandwich A dan ELISA sandwich B dan dianalisis pula korelasi antara keberadaan IgM anti Toxo dalam serum dengan basil deteksi antigen membran T. gondii pada plasenta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 100 sampel serum yang diperiksa, 33 % positif IgM dan atau IgG anti Toxo. Deteksi antigen membran terhadap 33 sampel plasenta dengan IgM dan atau IgG anti Toxo positif dengan cara ELISA sandwich B menunjukkan basil lebih tinggi: 72,7% positif, dibanding basil ELISA sandwich A dengan perbedaan yang signifikan. Tidak ada korelasi antara keberadaan IgM anti Toxo dalam serum dengan basil deteksi antigen membran T. gondii pada plasenta ibu abortus, namun demikian hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang bermanfaat untuk tetap waspada terhadap keberadaan T. gondii pada plasenta ibu hamil dengan toksoplasmosis.

This study was done to know the difference in detecting membrane antigen of T. gondii in the placenta of pregnant women with spontaneous abortion in trimester I and II using ELISA sandwich A ( polyclonal antibody RH strain T. gondii and monoclonal antibody of local isolate T. gondii membrane antigen ) and ELISA sandwich B ( polyclonal antibody local isolate T. gondii and monoclonal antibody of local isolate T. gondii membrane antigen) and also to know the relationship between the existence of IgM in the serum samples and the detection of T. gondii membrane antigen in the placenta. Serum and placenta samples of pregnant women with spontaneous abortion were collected from the Dr. Muwardi Hospital in Surakarta. The IgM anti T. gondii in the serum samples were examined by Toxo ISAGA, and the IgG by Toxo screen DA. Detection of T. gondii membrane antigen in the placenta were done by using ELISA sandwich A and ELISA sandwich B. The correlation between the existence of IgM in the serum and the T. gondii membrane antigen in the placenta was statistically analyzed. The result showed that among 100 serum samples examined, 33% were positive IgM and or IgG anti T. gondii. By using ELISA sandwich B the detection of T. gondii membrane antigen in the placenta was much higher (72,7% positive) than those by using ELISA sandwich A. The difference was highly significant There was no correlation between the existence of IgM anti T. gondii in the serum samples of pregnant women with spontaneous abortion and the detection of T. gondii membrane antigen in the placenta.

Kata Kunci : Toksoplasma Gondii,Keguguran Kandungan, Abortion


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.