Laporkan Masalah

KOHESI SEBAGAI PEMBENTUK KEUTUHAN WACANA SRUMUWUS DALAM MAJALAH DJAKA LODANG

DYTA WAHYU EKA PRASTICA, Dra. Daru Winarti, M.Hum.

2013 | Skripsi | SASTRA NUSANTARA

Penelitian ini berjudul “Kohesi sebagai pembentuk keutuhan wacana Srumuwus dalam majalah Djaka Lodang”. Dalam hal ini, Srumuwus merupakan wacana tajuk. Wacana tajuk adalah wacana dalam surat kabar atau majalah yang mengungkapkan pendirian editor atau pemimpin surat kabar (majalah) tersebut mengenai beberapa masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis dan penanda-penanda kohesi antarkalimat dalam wacana Srumuwus. Hal ini dikarenakan kohesi sangat berperan dalam membentuk keutuhan dan kepaduan berita dalam tajuk rencana. Data penelitian ini berupa penggalan-penggalan kalimat yang diambil dari wacana tajuk Srumuwus dalam majalah Djaka Lodang. Data dianalisis dengan menggunakan teknik baca markah, teknik ganti, teknik perluas, dan teknik medan makna. Selanjutnya data disajikan dalam bentuk laporan informal. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada dua jenis kohesi antarkalimat dalam wacana Srumuwus, yaitu 1) kohesi gramatikal, berupa penunjukan; penggantian; pelesapan; perangkaian, dan 2) kohesi leksikal yang terdiri dari pengulangan; sinomini; hiponimi; antonimi; dan kolokasi. Berdasarkan analisis, dapat disimpulkan bahwa kohesi yang terjalin saling berhubungan antara satu dengan yang lain hingga membentuk teks yang padu.

This research has a title cohesion as an integrity former of Srumuwus discourse in Djaka Lodang magazine. In this term, Srumuwus is a editorial discourse. Editorial discourse is a kind of discourse in the newspaper or magazine which conceals the attitude of these newspaper or magazine’s editor or director toward some problems. This research is conducted to describe the types and markers of cohesion among sentences in Srumuwus discourse. This research data is a sentence which is taken from Srumuwus discourse in Djaka Lodang magazine. The data is analyzed using baca markah technique, ganti technique, perluas technique, and medan makna technique. Then, the data will be presented in the form of informal report. The result of this research shows that there are two types of cohesion among sentences which are 1) Grammatical cohesion, in the form of reference, substitution, ellipsis, conjuction, and 2) lexical cohesion which consists of reteraition, synonym, hyponym, antonym, and collocation. According to the analysis can be concluded that the involved cohesions are corresponding between one and other until forming one complete text.

Kata Kunci : wacana Srumuwus, kohesi gramatikal, kohesi leksikal


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.