Laporkan Masalah

Deteksi IgG

SUHARTI, Netti, Prof.Dr.dr. Hardyanto S., SpKK

2001 | Tesis | S2 Kedokteran Tropis

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah IgG dan IgM spesifik terhadap antigen 85B M tuberculosis dapat dideteksi pada serum penderita tuberculosis, sehingga dapat digunakan sebagai alat bantu diagnostik pada penderita tuberkulosis secara I n i . Sampel diambil dari serum 30 penderita TE3 paru, 30 penderita penyakit paru yang lain dengan BTA (-), 60 penderita lepra (30 TT dan 30 LL), serta 30 individu yang dinyatakan sehat secara klinis, Diagnosis TB berdasarkan atas gambaran klinis, pemeriksaan BTA, gambaran radiologis dan belum ada komplikasi penyakit. Pemeriksaan IgG dan IgM spesifik dilakukan dengan metode ELISA dengan menggunakan antigen 85B M tuberculosis dan antigen 65 kD sebagai pembanding. IgG anti 85B mempunyai sensitivitas 60 %, spesifisitas 83,3 %, dan antigen ini dapat membedakan antara TB paru dengan kontrol sehat, lepra tipe LL dan TT, tetapi IgG anti 85B ini tidak dapat mernbedakan antara TB paru dengan penyakit paru lain non TB. Pemeriksaan IgM anti 85B didapatkan hasil sensitivitas yang sangat rendah, yakni 0 %, dan IgM anti 85B ini tidak dapat membedakan antara masing-masing kelompok penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IgG spesifik terhadap antigen 85B M tuberculosis dapat dideteksi pada pasien tuberkulosis, namun oleh karena sensitivitas dan spesifisitasnya yang rendah, antigen ini tidak dapat digunakan untuk alat bantu diagnostik pada penderita tuberkulosis secara dini.

To develop a diagnostic tool for tuberculosis, ths study was performed by detecting spesific IgG and IgM against M tubercuZosis antigen in tuberculosis patients. Sera were collected from 30 tuberculosis patients, 30 patients with other lung disease but negative acid fast bacilli, 60 leprosy patients ( 30 TT and 30 LL ), and 30 healthy controls. Diagnosis of tuberculosis was based on clinical features, positif acid fast bacilli, minimal lesion in radiologic examination without any sign of complications. The sera were tested by IgG and IgM ELISA using M tuberculosis antigen 85B and 65 kD as control. Sensitivity and spesificity of IgG anti 85B antigen test were 60 % and 83,3% respectively, and could hfferentiate between tuberculosis from healthy control and leprosy, but coud not differentiate tuberculosis from other lung disease. The result of IgM anti 85B antigen assay showed an extremely low sensitivity ( 0 % ), and there was no significant difference between each group. Although the result showed that spesific IgG against tuberculosis 85B antigen can be detected in tuberculosis patients, however as the low sensitivity and spesificity of the test, this antigen can not be recommended for diagnostic test for tuberculosis

Kata Kunci : Tuberkulosis, Deteksi IgG, Tuberculosis - diagnostic - ELISA - spesific IgG - 85B antigen.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.