Laporkan Masalah

PERBANDINGAN EFEK SALEP EKSTRAK HEXAN DAUN BINAHONG DAN GERUSAN DAUN SEGAR TERHADAP KESEMBUKAN LUKA PADA KULIT ANJING (Canis familiaris)

RANGGA GUSTIADI, drh. Agus Budi Santosa, MS.

2013 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN

Anjing merupakan salah satu hewan yang dekat dengan manusia dan banyak dijadikan hewan kesayangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan efek obat oles dari gerusan daun binahong segar dengan salep ekstrak daun binahong ekstraksi fraksi hexan 5% dan 10% terhadap kesembuhan luka iris secara fisik pada anjing (Canis familiaris). Penelitian ini menggunakan empat ekor anjing lokal betina. Sebelum dilakukan penelitian anjing diadaptasikan terlebih dahulu selama satu minggu dan diberi obat cacing Drontal. Penelitian dilakukan dengan membuat tiga luka irisan (I, II dan III) sepanjang 6 cm pada sisi kanan abdomen dengan arah vertikal. Luka iris kelompok I diberi gerusan daun binahong (Anredera cordifolia (Ten) Steenis), luka iris kelompok II diberi salep ekstrak hexan daun binahong 5% dan luka iris kelompok III diberi salep ekstrak hexan daun binahong 10%. Pengamatan kesembuhan dilakukan secara fisik/visual dengan parameter kebengkakan luka, kemerahan luka, kebasahan luka dan pertautan tepi luka. Hasil pengamatan menunjukan pada luka iris kelompok I (gerusan binahong segar) kebengkakan luka tidak nyata pada hari ke 4, kemerahan luka tidak nyata pada hari ke 3, luka menjadi kering pada hari ke 3 dan luka menutup sempurna pada hari ke 3. Pada luka iris kelompok II (ekstrak hexan daun binahong 5%) kebengkakan luka tidak nyata pada hari ke 5, kemerahan luka tidak nyata pada hari ke 5, luka menjadi kering pada hari ke 4 dan luka menutup pada hari ke 4. Pada luka iris kelompok III (ekstrak hexan daun binahong 10%) kebengkakan luka tidak nyata pada hari ke 5, kemerahan luka tidak nyata pada hari ke 5, luka menjadi kering pada hari ke 4 dan luka menutup pada hari ke 4. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pemberian gerusan daun binahong segar memberikan efek proses kesembuhan luka lebih baik secara fisik dibandingkan dengan ekstrak hexan daun binahong 5% dan 10% dan semua perlakuan menunjukkan kesembuhan secara primer hari ke 7.

Dog is one of animal close to human and have been widely used as a pet. The objective of this study is to understand the binahong leaf treatment and the binahong leaf extract ointment which using 5% and 10% fraksi hexan extraction comparison againts physical slice wound in dog (Canis familiaris). In this study used four domestic female dog. Before study the doges were adapted for one week and given drontal an antihelminth drugs. the study was conducted by making incision wound is done 3 times (I, II and III) along 6cm on each dog at the right side of the abdomen in vertical fashion. a fresh binahong leaf, binahong leaf extract ointment which using 5% fraksi hexan extraction, and binahong leaf extract ointment which using 10% fraksi hexan extraction were given to incision wound group I, II, and III respectively. the observation on the wound healing progress were done visually with parameter of swellness, redness, wetness, and the link between the two wound's end. Observation results shows that in group I, the swelling unapparent in the fourth day, the redness unapparent in the third day, the wound also dried and closed in the third day. in group II the swelling and reddness unapparent in the fifth day, the wound dried and closed in the fourth day. meanwhile in group III the swelling and reddness unapparent in the fifth day, the wound dried and closed in the fourth day. The conclusion of this study that the scours binahong fresh leaf provide better wound healing effect physical than binahong leaf extract ointment which using 5% and 10% fraksi hexan extraction and all of scours showed to as primary healing of first intention in the seventh day.

Kata Kunci : anjing, luka iris, kesembuhan luka, binahong (Anredera cordifolia), salep ekstrak hexan daun binahong 5% dan 10%


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.