Laporkan Masalah

EVALUASI PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN KEBIJAKAN RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA (RUSUNAWA) STUDI KASUS RUSUNAWA DABAG KABUPATEN SLEMAN

GUNTARA SISWAYA, Dr. Bevaola Kusumasari

2013 | Skripsi | ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)

Kepadatan penduduk telah menjadi permasalahan yang semakin kompleks hampir di seluruh kota besar di Indonesia. Permasalahan trsebut berlanjut disaat harga lahan semakin mahal dan bahan baku pembuatan perumahan yang semakin tinggi dimana kemudian berimbas pada minimnya tingkat kepemilikan hunian bagi masyarakat di golongan menengah kebawah. Permasalahan kependudukan tersebut juga terjadi di Kabupaten Sleman. Kabupaten Sleman yang menjadi pusat kegiatan dari Kabupaten lain di sekitarnya menjadi tujuan perpindahan baik secara permanen maupun sementara, yang kemudian menjadi permasalahan kependudukan yang mengarah kepada minimya kekuatan masyarakat untuk memiliki hunian yang layak. Salah satu alternatif pemecahan masalah hunian bagi masyarakat adalah dengan pembangunan rusunawa. Program pembangunan rusunawa yang telah dijalankan, tidak seluruhnya berhasil dimana terdapat beberapa rusunawa yang dapat dikatakan berhasil dimana salah satunya adalah rusunawa Dabag di Kabupaten Sleman. Berawal dari keberhasilan tersebut penulis ingin mengetahui bagaimana proses pengambilan keputusan dalam pengelolaan rusunawa Dabag, karena keberhasilan dari setiap kebijakan tidak dapat dilepaskan dari ketepatan pengambilan keputusan dalam setiap alternatif pemecahan masalah yang ada. Dalam penelitian mengenai rusunawa Dabag ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dimana pengambilan data difokuskan pada subyeksubyek dari aktor pelaksanan kebijakan serta obyek dari kebijakan rusunawa Dabag itu sendiri. Pengkajianan terkait dengan data tersebut meliputi, bagaimana proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh stakeholder dari rusunawa Dabag, kemudian dilanjutkan dengan analisis pengambilan keputusan yang bersifat manajerial terkait dengan pembebasan lahan, status hak dan kewajiban antara pengelola dan penghuni rusunawa, pengelolaan lingkungan rusunawa, hingga relokasi penduduk ke rusunawa. Dan hasil dari temuan dari penelitian mengindikasikan bahwa proses pengambilan keputusan telag dilakukan dengan baik oleh para aktor dalam kebijakan rusunawam sehingga berimbas secara positif dalam proses kegiatan manajerial rusunawa dimana hampir seluruh kegiatannya dapat dilakukan secara optimal dari sisi pengambilan keputusan serta pelaksanaan keputusan itu sendirisehingga dapat digunakan sebagai indikator dari keberhasilan pembangunan rusunawa Dabag.

-

Kata Kunci : Evaluasi proses pengambilan keputusan, pengelolaan, dampak bagi penghuni rusunawa


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.