Perbandingan Kinerja Prototype Pembangkit Listrik Sistem Hybrid Tenaga Matahari dan Tenaga Angin VAWT (Vertical Axis Wind Turbine) Single Stage dan Double Stage
NISFUL QOMAR ANGGRASHARI, Sugiyanto, ST., M.Eng.,
2013 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK MESINPenggunaan bahan bakar fosil untuk pembangkit listrik konvensional dalam jangka waktu panjang akan menguras cadangan sumber daya minyak bumi, gas dan batubara. Sehingga pemanfaatan energi yang terbaharukan dan konsep yang lebih ramah lingkungan seperti angin dan panas matahari dapat dikembangkan. Hal ini yang mendasari kami untuk membuat konsep hybrid dari tenaga matahari dan tenaga angin. Konsep hybrid menggabungkan panel surya dan turbin savonius sebagai peralatan pengkonversi sumber energi dari tenaga matahari dan tenaga angin bertujuan untuk mendapatkan output yang lebih besar jika dibandingkan dengan panel surya dan turbin savonius yang bekerja sendiri-sendiri. Turbin Savonius dibuat dengan tipe single stage dan double stage untuk mencari design terbaik yang dapat menyerap energi dari berbagai macam arah aliran angin. Turbin Savonius diuji dalam skala laboratorium dan lapangan (pantai) untuk membandingkan turbin terbaik pada kondisi aktual. Generator dan panel surya diukur tegangan dan arus yang dihasilkan dengan menggunakan Data Acquisition System (DAQ). Dari pengujian dan analisa data, design turbin double stage adalah yang terbaik pada kondisi aktual atau dalam pengujian di pantai karena turbin savonius aktualnya dapat menyerap energi angin dari berbagai macam arah. Perealisasian dari sistem hybrid ini akan sangat bermanfaat ketika intensitas cahaya berkurang sedangkan disatu sisi kekuatan aliran angin semakin meningkat ataupun sebaliknya. Sehingga baterai masih mendapat masukan baik jika salah satu sumber bekerja atau bekerja bersama-sama.
The use of fossil fuels for conventional power plants in the long term will drain oil, gas and coal resources. So renewable energy utilization that more environmentally friendly concepts such as wind and solar heat must be optimized. This is our reason to make hybrid concept between wind and solar heat. This hybrid concept combining solar panels and turbines savonius as equipment conversion of solar energy and wind energy. It is to gain a greater output than the solar panels and turbines savonius who work on their own. Turbines savonius are made with single stage type and double stage type to find best design that can absorb energy from various wind directions. Turbines savonius is tested in Lab. and in the beach to compare the best turbin in actual condition. Output generator and solar panels are tested to measure current and voltage that producted with Data Acquisition System. From measurement and data analysis, double stage turbine is greater in actual condition or testing in the beach because turbin tipe savonius actually can absorb energy from various wind directions. Aplication of system hybrid is very usefull when light intensity is decrease whereas wind flow is increase or the other way. So battery can be supplied by one or both of energy resources
Kata Kunci : Perbandingan Kinerja Prototype Sistem Hybrid Tenaga Matahari dan Tenaga Angin VAWT