Laporkan Masalah

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KERSEN (Muntingia calabura L.) KONSENTRASI 10% TERHADAP AKTIVITAS ENZIM GLUKOSILTRANSFERASE (GTF) Streptococcus mutans (In Vitro)

RINA ISNARIANTI, drg. Ivan Arie Wahyudi, M.Kes., Ph.D.,

2013 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER GIGI

Kersen (Muntingia calabura L.) merupakan salah satu jenis tanaman yang digunakan masyarakat Indonesia sebagai obat tradisional. Daun kersen (Muntingia calabura L.) memiliki kandungan tanin, flavonoid, serta senyawa polifenol yang dipercaya memiliki kemampuan sebagai antibakteri. Streptococcus mutans (S. mutans) adalah salah satu bakteri utama penyebab karies gigi yang memiliki enzim glukosiltransferase (GTF). GTF adalah enzim yang mampu mengatalisis sintesis glukan dalam proses terjadinya karies gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun kersen (Muntingia calabura L.) konsentrasi 10% terhadap aktivitas enzim glukosiltransferase S. mutans. Penelitian ini menggunakan ekstrak daun kersen konsentrasi 10% sebagai perlakuan, Chlorhexidine gluconate 0,12% sebagai kontrol positif, dan akuades steril sebagai kontrol negatif. Metode penelitian ini terdiri dari tiga tahap yaitu penyiapan sampel daun kersen konsentrasi 10%, penyiapan enzim GTF dari supernatan S. mutans yang telah disentrifugasi, serta pengujian aktivitas enzim GTF melalui analisis luas area fruktosa dengan menggunakan High Performance Liquid Chromatography (HPLC). Pembacaan luas area fruktosa dilakukan berdasarkan waktu retensi dari masing-masing kelompok perlakuan. Konsentrasi fruktosa dinyatakan dalam persen (%), selanjutnya dikonversikan ke dalam satuan μmol fruktosa/ml yang didefinisikan sebagai satu unit aktivitas enzim GTF. Data yang diperoleh dilakukan uji one-way ANOVA. Hasil uji one-way ANOVA penelitian ini menunjukkan signifikansi p<0,05 yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna aktivitas enzim GTF antarkelompok perlakuan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ekstrak daun kersen (Muntingia calabura L.) konsentrasi 10% dapat menghambat aktivitas enzim glukosiltransferase (GTF) S. mutans.

Jamaica Cherry (Muntingia calabura L.) is one type of plants that used by Indonesians as traditional medicine. Muntingia calabura L. leaves contain tannins, flavonoids, and polyphenolics that believed having capability as antibacterial agent. S. mutans is one of bacteria causes dental caries that has glucosyltransferase (GTF) enzyme. GTF is enzyme that capable to catalyze glucan synthesis in the progression of dental caries. The aim of this research is to know the effect of 10% concentration of Muntingia calabura L. leaves extract toward S. mutans GTF enzyme activity. This research used 10% concentration of Muntingia calabura L. leaves extract, Chlorhexidine gluconate 0.12%, and sterile distilled water, as the treatment, positive control, and negative control, respectively. The method of this research consists of three steps: preparation of 10% concentration of Muntingia calabura L. leaves extract, preparation of GTF enzyme from S. mutans supernatant that has been centrifuged, and GTF enzyme activity assays through fructose extensive area analysis by using High Performance Liquid Chromatography (HPLC). Fructose extensive area determined based on time retention from each groups. Fructose concentrations were expressed in percent (%) then converted into μmol/ml fructose that defined as a unit of GTF enzyme activity. The data was analyzed by one-way ANOVA. The results of one-way ANOVA analysis showed p<0.05. It means statistically significance difference in GTF enzyme activity between the groups. The conclusion of this research is 10% concentration of Muntingia calabura L. leaves extract capable to inhibit S. mutans GTF enzyme activity.

Kata Kunci : Muntingia calabura L., Streptococcus mutans, glukosiltransferase


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.