PENGARUH EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI PLAK Actinobacillus Actinomycetemcomitans (kajian secara in vitro)
ROSI NASTITI DARMAYANI, drg. Hendrawati, M.Kes.
2013 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER GIGIPeriodontitis merupakan penyakit infeksi bakteri yang menyerang seluruh jaringan periodonsium dan dapat menyebabkan kerusakan jaringan baik secara reversibel maupun ireversibel. Faktor etiologi utama pada periodontitis adalah bakteri plak A. actinomycetemcomitans yang merupakan bakteri dominan pada periodontitis agresif. Upaya dalam pencegahan periodontitis dapat dilakukan dengan mengeliminasi bakteri dalam rongga mulut menggunakan produk alamiah yang memiliki kemampuan antibakteri, salah satunya daun pepaya (Carica papaya L.). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh ekstrak daun pepaya terhadap pertumbuhan bakteri plak A. actinomycetemcomitans secara in vitro. Penelitian menggunakan 20 sampel dibagi ke dalam 4 buah cawan petri berisi media TSA yang diolesi suspensi bakteri A. actinomycetemcomitans, kemudian dibuat lima buah sumuran dengan diameter 5 mm. Masing-masing lubang sumuran ditetesi 50 μl ekstrak daun pepaya konsentrasi 2,5%, 5%, 10%, kontrol negatif (larutan tween 2,5%) dan kontrol postif (obat kumur clorhexidine). Zona hambat yang terbentuk merupakan zona bening disekitar sumuran, diukur diameternya menggunakan jangka sorong ketelitian 0,05 mm sebanyak 3 kali (horizontal, vertikal, diagonal) kemudian dirata-rata. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji ANAVA satu jalur dan LSD 0,05. Hasil uji ANAVA satu jalur dengan p=0,000 (p<0,05) menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan, sehingga terdapat pengaruh ekstrak daun pepaya terhadap zona hambat bakteri plak A. actinomycetemcomitans. Hasil uji LSD 0,05 menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (p<0,05) antara kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan, sedangkan antar konsentrasi 2,5%, 5%, dan 10% tidak ada perbedaan yang signifikan (p>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.) berpengaruh menghambat pertumbuhan bakteri plak A. actinomycetemcomitans secara in vitro.
Periodontitis is a bacterial infection disease that leads to reversible and irreversible damage of periodontal tissue. The main etiology of periodontitis is plaque bacteria A. actinomycetemcomitans, which acts as dominant bacteria in aggressive periodontitis. Elimination of bacteria with natural substance that has ability as antibacterial agent such as papaya leaf (Carica papaya L.) can be used to prevent periodontitis. The aim of this study was to determine the effect of papaya leaf (Carica papaya L.) extract against the growth of plaque bacteria A. actinomycetemcomitans in vitro. This study was using 20 samples that divided into 4 TSA petri dishes which had 5 wells in each dish with 5 mm diameter. Bacterial suspensions of A. actinomycetemcomitans were swabbed on the dishes then 50 μL papaya leaf extract concentration of 2,5%, 5%, 10%, negative control (tween 2,5%), and positive control (clorhexidine) were drop into each wells. The diameters of inhibition zone were measured 3 times (horizontal, vertical, and diagonal) using a sliding caliper with 0,05 accuracy, then the mean was determined. Data obtained then analyzed by One Way ANOVA and LSD 0,05 tests. The result of One Way ANOVA with p=0,00 (p<0,05) showed significant difference that indicated there was an effect of papaya leaf extract against plaque bacteria inhibition zone A. actinomycetemcomitans. The result of LSD 0,05 test showed significant difference (p<0,05) between control and treatment groups, and the difference among the concentrations of papaya leaf extract (2,5%, 5%, 10%) (p>0,05) was not significant. The conclusion from this study was that the papaya leaf extract could inhibit the growth of plaque bacteria A. actinomycetemcomitans.
Kata Kunci : Papaya leaf (Carica papaya L.), antibacterial, Actinobacillus actinomycetemcomitans