ANALISIS KINERJA MESIN PENGERING TIPE RAK (TRAY DRYER) BERBAHAN BAKAR GAS UNTUK PROSES PENGERINGAN CHIP PISANG
ASCARYO DWI ANGGORO, Dr. Joko Nugroho W.K, STP.M.Eng.
2013 | Skripsi | TEKNIK PERTANIANPengeringan chip pisang umumnya dilakukan dengan metode penjemuran. Pengeringan dengan penjemuran memiliki banyak kelemahan, diantaranya pengeringannya tergantung kepada cuaca. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan pengering tipe rak dengan bahan bakar LGP dan biogas. Selain itu pengeringan ini ditujukan agar di dapat energi alternatif untuk mengeringkan bahan, contohnya biogas. /enelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis karakteristik pengering chip pisang dan suhu udara terhadap perubahan kadar air. Pisang di blanching dengan air panas pada suhu 80 – 85 o C selama 10 menit agar mudah dikupas kemudian diiris dengan ketebalan 2 mm dan 6 mm. Tahap pertama, pengeringan dilakukan dengan variasi laju gas, antara 0,21 kg/jam, 0,19 kg/jam dan 0, 17 kg /jam dan variasi rak untuk pengeringan dengan bahan bakar biogas. Penurunan kadar air terhadap suhu udara, dan perubahan kadar air terhadap waktu digunakan untuk menentukan efisiensi ( η). Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin besar laju gas, penurunan kadar airnya semakin cepat. Laju gas yang tinggi, suhu pengeringan yang tinggi mampu menguapkan kadar air hingga 4 % dalam waktu 8- 10 jam.dan 18- 24 jam kalau dengan biogas Untuk pengeringan dengan chip pisang bakar biogas, bahan yang diletakkan pada rak bawah penurunan kadar airnya semakin cepat. Nilai konstanta laju pengeringan dari hubungan penurunan kadar air dan waktu pada periode laju konstan pengering LPG berkisar antara 9,85- 15,26%/jam, sedangkan pengering biogas berkisar antara 4,97- 6,16%/jam, dan pada periode menurun berkisar antara 0,49- 0,81/jam untuk pengering LPG dan 0,24- 0,37/jam untuk biogas. Energi aktivasi pada periode laju konstan antara 452,73- 4.956,49 J/mol sedangkan laju menurun 263,83- 2.159,96 J/mol. Nilai efisiensi pengeringan dengan pengering LPG cukup rendah berkisar antara 20,97– 23,15 %. Sedangkan nilai efisiensi pemanasannya berkisar antara 30,62 – 38,81 %. Sedangkan nilai efisiensi pengeringan dengan pengering biogas berkisar antara 19- 20% %, efisiensi pemanasannya sebesar 24- 25%.
Drying banana chip are generally carried out by method of direct sun drying. Direct sun drying has many disadvantages, such is dependent of the weather. The research is done to compare tray dryer with LPG and biogas fuels. In addition, it is intended to allow drying ingredients in alternative energy, such as biogas. This research also aims to determine characteristics of drying banana chip and to analyze of air temperature to change water content. Banana is blanched in hot water at temperature 80- 85oC in 10 minutes for can easily peeled and then sliced in 2 mm and 6 mm thickness. The first phase, carried out with the drying gas flow variations, among 0,21 kg/h, 0,19 kg/h, and 0,17 kg/h and variations of shelfs for drying with biogas fuel. Decrease in water content of the discharge and air temperature and changing of water content over time is used to determine the value of drying rate constant ( k), activation energy (Ea), and efficiency (η). The result showed that the bigger of the gas flow, the water content decrease fastly. High of gas flow high temperature drying is able to evaporate the water content to 4- 8% in 10 hours and 18- 24 hours if using biogas fuel, the materials placed on the bottom shelf, water content can decrease rapidly. Constant rate of drying for the relationship between decreased water content and time at a constant rate period LPG dryer range from 9,85- 15,26%/h, whereas biogas dryer ranged from 4,97- 6,16%/h and the falling rate period range between 0,49- 0,81/h for LPG dryer, 0,24- 0,37/h for biogas dryer. Activation energy at constant periode about 452,73- 4.956,49 J/mol, while the falling rate periode ranged between 263,83- 2.159,96 J/mol. The dryng efficiency value of LPG dryer range from 20,97 to 23,15% and 19- 20% for biogas dryer. While the heating efficiency value range from 30,62- 38,81% for LPG dryer and 24- 25% for biogas dryer.
Kata Kunci : Pengering kabinet, pisang, kinerja, efisiensi.