Laporkan Masalah

EVALUASI EKONOMI PENGGUNAAN ALAT PENGERING HIBRID TIPE RAK UNTUK PENGERINGAN KERUPUK RAMBAK

YUYUN KUSUMAWATI, Dr. Ir. Bandul Suratmo

2013 | Skripsi | TEKNIK PERTANIAN

Pengeringan kerupuk menggunakan alat pengering hibrid tipe rak telah diterapkan pada Usaha Kecil Menengah (UKM) kerupuk “Happy” di Dusun Bayanan, Kelurahan Gesikan, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten Jawa Tengah. Alat pengering ini berupa bangunan balok berukuran 220 cm × 448 cm × 305 cm yang terbuat dari batu bata dan semen. Ruangan ini kemudian dimodifikasi menjadi ruang pengering dengan menambahkan ventilator dan pipa penukar panas untuk mengalirkan udara panas yang berasal dari tungku pemanas. Penggunaan alat ini dilakukan hanya pada musim penghujan. Penggunaan alat ini perlu diketahui kelayakan investasinya melalui evaluasi ekonomi. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis kelayakan finansial dari alat pengering hibrid tipe rak ini. Evaluasi yang akan dilakukan adalah dengan membandingkan antara biaya pengeringan yang menggunakan sinar matahari langsung dengan pengeringan yang menggunakan alat pengering hibrid. Analisa finansial yang akan digunakan untuk studi kelayakan terhadap alat pengering hibrid tipe rak ini dapat menggunakan analisa Net Present Value (NPV), analisa Benefit Cost Ratio (BCR), analisa Internal Rate of Return (IRR), dan analisa Break Even Point (BEP). Hasil analisis finansial adalah NPV = Rp 143.827.175,74, BCR = 1,61, BEP = minimal 4 kali proses pengeringan/musim penghujan. Sensitivitas alat ini adalah pada kapasitas. Semakin besar kapasitas semakin besar pula keuntungan yang diperoleh.

The drying process of kerupuk was performed by Small and Medium Enterprises (SMEs) “Happy” in Bayanan, Gesikan, Gantiwarno Klaten district in Central Java was using hybrid dryer rack type. The drier a beam size of 220 cm × 448 cm × 305 cm form bricks and cement. This room has been modified by adding ventilator and heat exchanger to circulate the dry air from the furnace. This research was intended to evaluate the feasibility of the hybrid drier for drying kerupuk in terms of economic aspects. Evaluation will be done is by comparing the cost of drying that uses direct sunlight and using dryers drying hybrid. Economic analysis will be used to study the feasibility of the hybrid dryer rack type can use the analysis of the Net Present Value (NPV), Break even analysis, and analysis of Benefit Cost Ratio (BCR). The results obtained from this analysis is the NPV = Rp 143.827.175,74, BCR = 1,61, and BEP = at least 4 times the drying / rainy season.

Kata Kunci : evaluasi ekonomi, kelayakan finansial, pengering hibrid, kerupuk


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.