PENGARUH PERUBAHAN ASUPAN PAKAN TERHADAP KADAR BLOOD UREA NITROGEN (BUN) PADA KAMBING KACANG JANTAN
AVILIAN ANGGERA, Dr. drh. Irkham Widiyono
2013 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan jumlah asupan pakan terhadap kadar BUN pada kambing kacang jantan. Materi yang digunakan adalah enam ekor kambing kacang jantan yang berumur rata-rata satu setengah tahun yang dibagi menjadi kelompok A dan B yang masing-masing berjumlah 3 ekor. Pada periode I kedua kelompok diberi pakan adlibitum selama 51 hari dan pada periode ke 2 hewan kelompok A tetap diberi pakan adlibitum sedang kelompok B diturunkan 50% dari kebutuhan pakan selama 43 hari. Kambing dipelihara pada kandang panggung individu berukuran 1,5 m x 1 m yang dilengkapi dengan tempat makan dan tempat minum di kandang peternakan warga Ngelo, Potorono, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Jumlah pakan yang dikonsumsi dicatat setiap hari selama penelitian berlangsung. Pengambilan sampel darah dilakukan pada akhir periode sebelum hewan diberi pakan pagi. Pemeriksaan BUN meggunakan alat Cobas c 501/502. Perbedaan kadar BUN pada kedua periode dianalisis dengan metode statistika t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode I rata-rata konsumsi bahan kering pada kelompok A dan kelompok B adalah0,78±0,14 kg/hari dan 0,79±0,02 kg/hari, kemudian pada periode akhir II rata-rata konsumsi bahan kering untuk kelompok A dan B adalah 0,78±0,17 kg/hari dan 0,42±0,20 kg/hari.Rata-rata kadar BUN kambing A dan B periode I adalah15,36±2,30 mg/dl dan 17,76±1,55 mg/dL dan tidak menunjukan adanya perbedaan yang nyata diantara kedua kelompok tersebut (p>0,05). Setelah mendapatkan asupan pakan 50% dari kebutuhan harian selama 43 hari, kadar BUN hewan kelompok B tidak menunjukkan peningkatan yang nyata yakni 17,76± 0,58 mg/dL dan juga tidak berbeda nyata dengan kadar BUN hewan kelompok A yang diberi pakan secara adlibitum pada periode yang sama yakni (p>0.05). Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian asupan pakan sebanyak 50% dari kebutuhan tidak mempengaruhi nyata pada BUN kambing kacang.
The study aims to determine the effect of changes in amount of feed intakeonBUN levels in Kacang Goat. The materials used were six male kacang goats aged average of one point five years. Goats kept on slatsystem measuring 1,5m x 1 m with dining and drinking in citizen farmof Ngelo, Potorono, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. The study was divided in two periods, period I (fullfeeding) that giving ad libitum feeding during 51 days and period II (restriction) that reducing volume of feed until 50% on maintenance during 43 days. Intakes of feed consumed is recorded every day during research. Blood sampling taken every at each period before the animals were fed in the morning. Investigation of BUN use “rate blanking†method with the instrument Cobas c 501/502. The difference of BUN levels analysed by t-Test statistic method. The results showed that in the first period consumption of dry matter in control (group A) and restriction (group B) were 0,78±0,14 kg/day and0,79±0,02 kg/day, thenin period II0,78±0,17 kg/day and 0,42±0,20 kg/day.Average goat BUN levels in the first period of group A and group B were 0,78±0,14 mg/dL and0,79±0,02 mg/dL. BUN level of group B showed not real difference 17,00 ±2,65mg/dL after given food intake 50% of maintenance during 41 days (p>0.05). That level of group A given ad libitum feed intake in the same period, mg/dL (p>0.05). Based on the research can be concluded that thefeed intakeunsignificantly affect BUN levels goat.
Kata Kunci : kambing kacang, asupan pakan, BUN