Laporkan Masalah

ANALISIS POTENSI EKONOMI WILAYAH TIGA CIREBON (CIAYUMAJAKUNING)

OGI MUCHAMAD RIZALI, Lincolin Arsyad, Prof., Dr., M.Sc.

2013 | Skripsi | ILMU EKONOMI

Analisis mengenai basis ekonom i merupakan bagian terpenting dalam perencanaan pembangunan daerah. Dalam penelitian ini terdiri dari lima bagian yaitu pertama pendahuluan yang dipaparkan mengenai permasalahan, pertanyaan, dan manfaat penelitian; kedua kerangka teori dan metodologi penelitian; ketiga kondisi sosio-ekonomi lokasi penelitian yang dapat mendukung lebih dalam dari hasil penelitian; keempat hasil analisis dari basis ekonomi; dan kelima kesimpulan-kesimpulan dari hasil analisis beserta saran-saran yang diperlukan. Pada alat analisis pertama Location Quotion (LQ) umumnya digunakan dalam karya-karya empiris dalam perencanaan ekonomi daerah yaitu basis ekonomi, namun analisis ini digunakan versi modifikasi dari LQ, yaitu Symetris Location Quotion (SLQ) berdasarkan karya Volrath (1991), Laursen (1998), dan Dalumn et al (1998), Wörs (2005) dalam Taufiqurahman dan W idodo (2011); kedua statistik desktiptif antara lain mean, standar deviasi, dan skewness untuk menganalisis dinamika basis ekonomi; dan ketiga perhitungan Spearman's Rank Correlation untuk menganalisis tingkat pergeseran basis ekonom i. Penulis menerapkan alat analisis tersebut untuk menganalisis potensi ekonomi di wilayah tiga Cirebon (Ciayumajakuning) di provinsi Jawa Barat, Indones ia.

Analysis of the economic base is the most important part in regional development planning. In this study consists of five parts: the first introduction that described the problem, question, and research benefits: second, the theoretical framework and research methodology; third, socio-econom ic conditions of the three research sites that can support deeper research; fourth, analysis result of economic base; and fifth conclusions of the analysis and suggestions are required. In the first analysis tool Location Quotion (LQ) is commonly used in empirical works in the local economic planning ie economic base, however, this analysis used a modified version of the LQ, ie Symetris Location Quotion (SLQ) is based on the work of Volrath (1991), Laursen (1998 ), and Dalumn et al (1998), Wors (2005) in Taufiqurahman and Widodo (2011), second, statistical descriptive such as mean, standard deviation, and skewness to analyze the dynamics of the economic base, and third calculating Spearman's Rank Correlation to analyze the level of shifts economic base. Authors apply these analytical tools to analyze the economic potential in the region of three Cirebon (Ciayumajakuning) in the province of West Java, Indonesia.

Kata Kunci : Location Quotient (LQ), Symetris Location Quotient (SLQ), dinamika basis ekonomi, Spearman's Rank Correlation.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.