PERUBAHAN KUALITAS UBI KAYU (Manihot esculenta C.) SELAMA PENYIMPANAN DALAM TANAH DENGAN VARIASI KETEBALAN TUMPUKAN
FAISAL FAHMI, Hanim Zuhrotul A, STP, MP.,
2013 | Skripsi | TEKNIK PERTANIANPenyimpanan ubi kayu yang selama ini dilakukan oleh petani saat ini hanya dapat memepertahankan kualitas produk selama 5-7 hari, oleh sebab itu dilakukan usaha penyimpanan di dalam tanah dengan variasi jumlah tumpukan untuk memperpanjang umur simpan ubi kayu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan parameter kualitas ubi kayu selama penyimpanan pada berbagai macam variasi tumpukan di dalam tanah terutama pada suhu dan kelembaban yang dapat berpengaruh pada susut berat, kadar air, tingkat kekerasan, komposisi kimia dan kenampakan fisik. Penelitian ini dilakukan dengan menyimpan ubi kayu di dalam lubang tanah dengan ukuran lebar 40x40 cm dan kedalaman 50 cm. Variasi tumpukan ubi kayu di dalam tanah yaitu 2 tumpukan dengan berat total rata-rata adalah 4,2 kg, 3 tumpukan dengan berat total rata-rata adalah 6,3 kg dan 4 tumpukan dengan berat total rata-rata adalah 8,4 kg. Setiap tumpukan dilapisi oleh lapisan pasir dan jerami kering. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah susut berat, kadar air, tingkat kekerasan, dan kenampakan fisik dari ubi kayu. Metode penyimpanan ubi kayu di dalam tanah dengan variasi ketebalan tumpukan dapat memperpanjang umur simpan ubi kayu sampai 39 hari. Penyimpanan dengan 2 tumpukan memiliki nilai yang paling bagus dibandingkan dengan perlakuan yang lain. Berdasarkan analisa data pada perlakuan dengan variasi 2 tumpukan yang telah dilakukan dapat diketahui nilai k penurunan kadar air (ka) = 0,0078 %/hari, susut berat (kb) = 0,0207 gr/hari dan tingkat kekerasan (kk) = 0,0196 kg/hari. Perlakuan penyimpanan di dalam tanah tidak saling berbeda nyata antar variasi tumpukan. Namun, perlakuan penyimpanan di dalam tanah dengan berbagai macam variasi tumpukan berbeda nyata dengan kontrol di ruang terbuka maupun di dalam karung. Perubahan komposisi kimia seperti karbohidrat, kadar abu, serat kasar, protein, lemak dan energi cenderung mengalami penurunan selama proses penyimpanan.
Cassava storage has been done by farmers today can only maintain the quality of the product for 5-7 days.This study aimed to assess changes in quality parameters during storage of cassava on a wide variety of pile on the ground, especially in temperature and humidity. This research was done by storing cassava with a hole in the ground. The hole size is 40x40 cm width and 50 cm depth. Variations pile of cassava in the ground that is 2 stacks with an average total weight is 4.2 kg, 3 stack with a total average weight is 6.3 kg and 4 stacks with a total average weight was 8.4 kg. Each stack is coated by a layer of dry sand and straw. Parameters observed in this study were weight losses, moisture content, texture, chemical composition and physical appearance of cassava. Collecting data is start on the 18th day of storage. This data collected every 3 days until 24 days, then collected every 5 days until the last sample. Storage cassava in the ground with a pile thickness variation can extend the shelf life of cassava to 39 days. Storage with 2 stacks have the best value compared to other treatments. Based on the analysis of data on treatment with 2 stacks variation that has been done can be seen the value of k decreased moisture content (ka) = 0.0078% / day, weight losses (kb) = 0.0207 g / day and the texture (kk) = 0,0196 kg / day. Statistical analysis showed that there is not significanly different between treatment for all parameters. However the result for all variation that was done was significanly different with the control. Changes in chemical composition such as carbohydrates, ash, crude fiber, protein, fat and energy tend to decrease during the storage process.
Kata Kunci : ubi kayu, penyimpanan, pascapanen, umur simpan