ANALISIS PRODUKSI BERSIH PADA UNIT PROSES PEMARUTAN DAGING BUAH KELAPA DENGAN PENDEKATAN GOOD HOUSEKEEPING (Studi Kasus Industri Wingko Hayu di Korowelang, Caturharjo, Pandak, Kabupaten Bantul)
ENDAH KURNIATI, Dr. Wagiman, STP., M.Si.
2013 | Tesis | TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIANSalah satu cara untuk mencegah munculnya limbah padat ke lingkungan pada unit proses pemarutan daging buah kelapa ialah dengan perbaikan tata kelola internal industri melalui perbaikan sikap kerja. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk 1) mencari penyebab munculnya limbah padat, 2) menawarkan alternatif solusi yang dapat diterapkan, 3) menginformasikan manfaat terhadap lingkungan dan ekonomis. Penelitian dilakukan dengan mengukur massa input, output dan limbah untuk setiap unit proses, kemudian disusun dalam suatu neraca massa. Alternatif solusi yang diusulkan ialah dengan pendekatan good housekeeping yang kemudian dianalisis kelayakannya secara teknis, lingkungan dan ekonomis. Hasil analisis menunjukkan penyebab limbah padat pada unit proses pemarutan daging buah kelapa ialah karena kurangnya pengarahan yang diterima oleh pekerja. Alternatif solusi yang dapat diterapkan ialah pemberian pemahaman terhadap pekerja dan pembuatan SOP. Manfaat terhadap lingkungan ialah dapat mengurangi jumlah limbah padat yang berpotensi mencemari lingkungan, hingga 88,24%. Manfaat ekonomi dapat meningkatkan rendemen sebesar 0,44% dan manfaat financial sebesar 0,09%.
One way to prevent the emergence of solid waste into the environment on processing unit of shredded coconut meat by implementing improved working attitude. The aims of this research were to 1) investigate the cause of the emergence of solid waste, 2) offering the alternative solutions that can be applied, 3) inform the benefits of environmental and economics. This research was conducted by measuring the mass of input, output and waste for each unit process and then constructed into a mass balance. The alternative solutions proposed by good housekeeping approach and than analyzed the feasibility of technical, environmental and economics. Based on the research can be seen about the cause of the solid waste is lack of direction received by workers. The alternative solutions that can be applied is to provide sufficient direction to the workers and SOP. The benefit to the environment with the reduction the amount of solid waste that potentially pollute the environment, at 88,24%. Economics benefit can increase the yield of 0,44% and financial benefit of 0,09%.
Kata Kunci : produksi bersih, good housekeeping, pemarutan