Laporkan Masalah

PERBANDINGAN TITER ANTIBODI VIRUS NEWCASTLE DISEASE YANG DIUJI MENGGUNAKAN ANTIGEN HOMOLOG DAN HETEROLOG

RADEN LAURENTIUS GUSTAF P.D., Dr. drh. Michael Haryadi Wibowo, M.P.

2013 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN

Newcastle disease (ND) adalah penyakit system pernafasan yang bersifat akut yang menyerang ayam pada berbagai umur. Sejauh ini pada umumnya laboratorium dalam uji HI masih menggunakan antigen La Sota. Kondisi di lapangan vaksinasi penyakit ND dilakukan dengan berbagai galur ND yang berbeda-beda, diantaranya galur VG/GA. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan titer antibodi yang diuji menggunakan antigen VG/GA (homolog) dengan antigen La Sota (heterolog). Ayam broiler yang digunakan pada penelitian berjumlah 40 ekor. Ayam divaksin menggunakan vaksin VG/GA live pada umur 1 hari dan booster dengan vaksin VG/GA live umur 18 hari. Pengambilan sampel darah dilakukan pada vena brachialis. Sampel serum yang diambil diuji HI dengan antigen virus ND galur VG/GA (homolog) dan La Sota (heterolog). Uji HI ini bertujuan untuk melihat kemampuan serum dalam menghambat proses hemaglutinasi sel darah merah yang dilakukan oleh protein H pada virus ND sehingga tidak timbul agregat. Hasil titer antibodi yang didapat dihitung menggunakkan Geometric Mean Titer (GMT) kemudian dianalisis menggunakan T-test untuk mengetahui tingkat signifikasinya. Hasil perhitungan dengan metode GMT menunjukkan bahwa titer antibodi yang diuji dengan antigen VG/GA memiliki nilai 8,1dan yang diuji dengan antigen La Sota memiliki nilai 1,7. Analisis menggunakan T-test menunjukkan nilai yang signifikan (p<0,05). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa antigen homolog memberikan titer antibodi yang lebih tinggi dari antigen heterolog. Uji hemaglutinisasi inhibisi (HI) sebaiknya menggunakan antigen yang sejenis dengan vaksin yang digunakan (homolog) karena antigen homolog akan memberikan titer antigen yang lebih tinggi daripada antigen heterolog.

Newcastle Disease(ND) is an acute respiratory disease which could infect chicken in all ages. In general, hemaglutination inhibition (HI) test in laboratories still used La Sota antigent the most. Recently the vaccine wich be used in the farm could be different to the antigen for HI test in the laboratory. To understand that different, the research was diterminated to examine of the homolog antigen compare to the heterolog one for HI test in the laboratory. This reseach used 40 broilers which were vaccinated with VG/GA live at 1 day age, and boosted using VG/GA live at 18 day age. Blood sampling were collect from brachialis vein. Serum samples which obtained titrated by hemaglutination inhibition test using VG/GA (homolog) antigen and La Sota (heterolog) antigen. Positive HI test was indicated by the capability of serum to inhibit red blood cell's hemaglutination by H protein of ND virus so there is no agregation occurs. Antibody's titer result then calculated using Geometric Mean titer (GMT) and analized using T-test to acquired its significancy. The GMT analysis shows that antibody titer which tested by VG/GA antigent is 8,1, in other hands antibody titer which tested by La Sota antigent is 1,7. T-test analysis indicated a significant result (p<0,05). From the results, can be concluded that homolog antigen produce a higher antobody titter compare the heterolog one. Hemaglutination inhibition test better done by using an antigen which similar to the vaccine, because a homolog antigen will give a higher antibody's titer than the heterolog.

Kata Kunci : Virus Newcastle disease, hemaglutinasi inhibisi, homolog, heterolog


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.