STUDI BANDING PERAWATAN PASIEN RAWAT INAP ANJING SAKIT DI RUMAH SAKIT HEWAN PROF. SOEPARWI YOGYAKARTA DAN KLINIK HEWAN KAWATAN SOLO
YUNI TINASARI, Drh. Sudarminto, MS.
2013 | Tugas Akhir | D3 KESEHATAN HEWANPerawatan pasien rawat inap merupakan hal penting dan harus diperhatikan karena perawatan itu merupakan proses penanganan agar pasien mendapatkan perawatan yang intensif dan maksimal, sehingga pasien sembuh. Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui bagaimana manajemen perawatan rawat inap anjing sakit di RSH Prof. Soeparwi Yogyakarta dan di Klinik Hewan Kawatan. Materi yang digunakan dalam penulisan merupakan segala kegiatan, sarana dan obyek yang menjadi ruang lingkup pelaksanaan perawatan pasien rawat inap di RSH Prof. Soeparwi dan Klinik Hewan Kawatan. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan praktek langsung saat pemagangan pada tanggal 8-13 April 2013 di RSH Prof. Soeparwi dan tanggal 16- 17 Mei 2013 di Klinik Hewan Kawatan. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa perawatan di RSH Prof. Soeparwi dan Klinik Hewan Kawatan sudah sesuai dengan standar operasional dari masing-masing. Akan tetapi masih ada kekurangan dalam hal sanitasi yang hanya dilakukan satu kali. Sebaiknya sanitasi kandang maupun ruangan dilakukan dua kali untuk mengurangi penumpukan kotoran dan menghindari ketidak nyamanan pasien. Untuk klinik Hewan Kawatan pada ruang rawat inap infeksius sebaiknya dilengkapi dengan dipping kaki dan desinfeksi tangan untuk menghindari penularan dari anjing satu ke anjing yang lain.
The care of inpatients are important and must be considered because it is the process of handling care that patients receive intensive treatment and the maximum, so that the patient recovered. The purpose of this graduate paper is to determine how the management of inpatients cares in the Prof. Soeparwi Animal Hospital Yogyakarta and Kawatan Animal Clinic. The material objects of this paper are activities, tools and object to the scope of the implementation of inpatient care in the Prof. Soeparwi Animal Hospital and Kawatan Animal Clinic. The methods of data collection are observation, interviews, and direct practice while job training on 8 to 13 April 8th - 13th 2013 in the Prof. Soeparwi Animal Hospital and May 16th-17th 2013 in the Kawatan Animal Clinic. Based on the results and discussion, it can be concluded that the cares of inpatients in the Prof. Soeparwi Animal Hospital and Kawatan Animal Clinic and are in accordance with the operational standards. However, there are still shortcomings in sanitation is only done once. Cage and room sanitation should be done twice to reduce the accumulation of dirt and to avoid patient discomfort. For Kawatan Animal clinic in infectious wards should be equipped with a dipping leg and hand disinfection to prevent transmission from one dog to another dog.
Kata Kunci : Perawatan, Rawat Inap, Anjing