TERJEMAHAN CERITA ANAK FUKU NO HANASHI KARYA YODA JUNICHI
AHMAD FANNANIY RIZKIANSYAH, Yayan Suyana, S. S.,M. A
2013 | Tugas Akhir | D3 BAHASA JEPANGTugas Akhir ini berisi terjemahan cerita rakyat dari Fukuoka yang berjudul Fuku no Hanashi. Cerita ini bercerita tentang seorang pemuda yang bernama Fuku. Fuku adalah pemuda yang pemalas dan tidak pernah bekerja, tiba – tiba mempunyai pemikiran cemerlang. Dia menjadi peramal palsu dan menjadi terkenal. Pada suatu hari ia tersadar bahwa tidaklah nyaman menjadi peramal palsu. Ia pun berhenti menjadi peramal palsu dan hidup bahagia. Cerita Fuku No Hanashi ini sangat menarik dan imajinatif karena mengandung pesan moral yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga sangat cocok untuk anak-anak. Dalam menerjemahkan cerita Fuku No Hanashi menggunakan metode komunikatif yang berusaha mempertahankan makna kontekstual bahasa sumber baik dari isi maupun bahasanya, sehingga pembaca tidak mengalami kesulitan dalam memahami teks terjemahan.
This Graduation Paper is about folklore from Fukuoka -Fuku no Hanashi. Fuku no Hanashi tells a young man who names Fuku. Suddenly Fuku who is lazy and jobless, get a briliant idea. He became famous for a fake diviner. Someday he knew that it was not comfort to be a fake diviner. He stopped to be a fake diviner and then he found happiness of life. Fuku no Hanashi story is choosen because it is interesting and imaginative. The story also tells moral value that could be applied in daily life. Moreover it is suitable for children. The Fuku no Hanashi story uses communicative method. This method seeks to maintain the contextual meaning of the source language in terms of both content and language, so readers have no difficulty in understanding the translation text.
Kata Kunci : Terjemahan, Fuku no Hanashi, Komunikatif