PENGARUH PROGRAM PENGEMBANGAN DISCHARGE PLANNING TERHADAP PENGETAHUAN DAN KESIAPAN PEMULANGAN KLIEN PERIODE POST-PARTUM DI RSUP dr. SOERADJI TIRTONEGORO KLATEN
PARADIKA PRISKAPUTRI, Wiwin Lismidiati, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.Mat
2013 | Skripsi | ILMU KEPERAWATANLatar Belakang: Tingginya angka kematian ibu melahirkan terutama pada periode post-partum. Lama tinggal yang pendek di rumah sakit menyebabkan pendidikan kesehatan untuk ibu post-partum tidak tersampaikan dengan adekuat. Pengembangan program discharge planning sejak awal diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan kesiapan ibu menghadapi pemulangan. Tujuan: Mengetahui pengaruh program pengembangan discharge planning terhadap pengetahuan dan kesiapan pemulangan klien periode post-partum. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi-experimental dengan rancangan non-equivalent control group. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling sebanyak 88 pasien post-partum di Bangsal Melati RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten sesuai dengan kriteria inklusi. Kelompok intervensi mendapatkan program pengembangan discahrge planning dan kelompok kontrol mendapatkan dischrge rutin dari rumah sakit. Pengukuran kesiapan pemulangan dilakukan dengan kuesioner Readiness for Hospital Discharge Scale (RHDS). Hasil: Terdapat perbedaan bermakna pada pengetahuan kelompok intervensi setelah dilakukan perlakuan dengan nilai p=0,000. Kesiapan pemulangan setelah perlakuan pada kelompok intervensi menunjukkan peningkatan dengan nilai p = 0,007. Pengetahuan kelompok kontrol dan kelompok intervensi menunjukkan perbedaan bermakna dengan nilai p=0,000. Kesiapan pemulangan pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah diberikan perlakuan berada pada rentang yang sama dengan nilai p = 0,768. Kesimpulan: Program pengembangan discharge planning berpengaruh terhadap pengetahuan dan kesiapan pemulangan klien periode post-partum.
Background: Most of birth mother mortality is occured during post-partum period. The length of short time period ofmother stay in the hospital impacts the health education for mother with post-partum period and most of the mother did not received adequate information. The development of discharge planning program since early time hopefully can improve the mother’s readiness to take home. Objective: To identify the influence of discharge planning program to knowledge and readiness of patient discharge with post-partum period in the RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten Method: Quasi experimental with non-equivalent control group were done. Samples were taken through purposive sampling involving 88 post-partum patients in Melati Ward, RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten, with inclusion criterias. Intervention group got the discharge planning development program and the control group got the routine discharge program from that hospital. Readiness of discharge’s patient was assessed using Readiness for Hospital Discharge Scale (RHDS). Result: There were significant different of knowledge between intervention group in discharge planning program using p=0,000. There are significant increase of p=0,007 in readiness for discharge. Knowledge of control group and intervention group show significant difference of p=0,000. The comparison between intervention and control group show that after given discharge planning program the distance value are still the same of p=0,768. Conclusion: There was an increase score of patients’ knowledge and discharge readiness after discharge planning development program implemented.
Kata Kunci : post-partum, discharge planning, kesiapan pulang