UNSUR-UNSUR INTRINSIK CERPEN \\"QUBLATUN MARHUNATUN DALAM ANTOLOGI KULLU AMIN WA ANTUM BI KHAIRIN WA QASASUN UKHRA KARYA MAHMUD TAIMUR: ANALISIS STRUKTURAL
REGIA SUISTIARSY, Mahmudah, S.S., M.Hum.
2013 | Skripsi | SASTRA ARABCerpen “Qublatun MarhÅ«natun†merupakan bagian dari kumpulan cerpen Kullu ‘Āmin wa Antum bi Khairin wa Qaá¹£aá¹£un UkhrÄ karya Maḥmud TaimÅ«r yang diterbitkan oleh Maá¹ba‘atul-KÄṡūlÄ«kiyyah. Cerpen ini mengisahkan seorang gadis yang memiliki impian untuk berciuman dengan seorang dokter yang pernah merawatnya di rumah sakit. Pada saat yang sama, adik sepupu laki-lakinya memintanya untuk memberinya sebuah ciuman. Akhirnya gadis tersebut memberi adik sepupu laki-lakinya sebuah janji, yaitu akan menciumnya setelah impian gadis itu terwujud. Akan tetapi, adik sepupu laki-lakinya ini tidak mengetahui impian gadis tersebut. Sebagai sebuah karya, cerpen tersebut dipandang sebagai sebuah struktur yang terdiri atas unsur-unsur yang saling berkaitan. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah unsur-unsur intrinsik yang terdapat dalam cerpen “Qublatun MarhÅ«natun†dan keterkaitan di antara unsur-unsur tersebut dengan memanfaatkan teori struktural. Unsur unsur yang dimaksud adalah tema, karakter, alur, latar, sudut pandang pengarang, dan judul serta hubungan antarunsur intrinsik karya sastra tersebut.Setelah dilakukan penelitian, didapatkan bahwa tema cerpen adalah cinta bertepuk sebelah tangan adalah hal yang biasa dalam kehidupan muda-mudi. Tokoh utama dalam cerpen ini adalah sang Gadis dan tokoh tambahannya yaitu sang Pemuda dan Dokter. Alur yang digunakan dalam cerpen ini adalah alur lurus yang diuraikan dalam lima tahapan. Latar dalam cerpen ini terdiri dari dua latar, yaitu latar tempat: rumah tokoh Gadis, kamar dan ruang tamu, dan latar waktu: dari matahari terbit hingga sebelum matahari tenggelam. Judul cerpen ini adalah “Qublatun MarhÅ«natun†dalam bahasa Indonesia dapat diterjemahkan dengan “Ciuman yang Tergadaikanâ€. Judul mengacu kepada tema. Sudut pandang pengarang dalam cerpen ini adalah orang ketiga-tidak terbatas. Unsur-unsur cerpen ini memiliki keterkaitan yang kuat.
“Qublatun MarhÅ«natun†is one of Kullu ‘Āmin wa Antum bi Khairin wa Qaá¹£aá¹£un UkhrÄ short stories compilation written by Maḥmud TaimÅ«r was published by Maá¹ba‘atul- KÄṡūlÄ«kiyyah. This short story tells about a girl who has a dream of kissing with a Doctor who had took care of her in the hospital. At the same time, younger cousin asked her to give him a kiss. The girl finally gives young cousin promise, which would kiss her after her dream come true. However, younger cousin did not know the girl's dream. As a work, the short story is seen as a structure consisting of elements that are interrelated. The problem discussed in this research is the intrinsic elements in “Qublatun MarhÅ«natun†and their relation between these elements by utilizing the structural theory. These elements include theme, characters, plot, setting, point of view, title, and the relation of each intrinsic element in this work. From the research, it is discovered that the theme of the short story is 0Tunrequited love are common in the lives of young people.0T The main character in this short story is Al-FatÄtu and the additional character are Al-FatÄ and Doctor. This short story applies a forward plot that is described in five stages. Setting in this short story consists of two settings, there are setting the place: the girl’s room and living room, and setting time: from before sunrise to sunset. The title of this short story is \\"Qublatun MarhÅ«natun\\" in the Indonesian language can be translated to \\"0TCiuman yang Tergadaikan0T\\". The title refers to the theme. View points author of the short story is third person omniscient. This short story elements are closely related.
Kata Kunci : Cerpen, unsur-unsur intrinsik, Maḥmud Taimūr, analisis struktural