Laporkan Masalah

Hubungan kepuasan kerja dan pertimbangan keadilan dengan komitmen organisasional karyawan Puskesmas di Kabupaten Musi Rawas

KUNTJORO, Tjahjo, dr. Tjahjono Kuntjoro, MPH.,DrPH

2001 | Tesis | S2 Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang : Akhir-akhir ini timbul rasa ketidakpuasan masyarakat terhadap proses pelayanan kesehatan di puskesmas, terutama tentang kedisiplinan karyawan dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya keluhan yang disampaikan baik secara langsung maupun melalui berbagai media. Pada penelitian ini akan di bahas tentang hubungan antara kepuasan kerja, pertimbangan keadilan dengan komitmen organisasional karyawan puskesmas, juga ingin mengetahui karakteristik demografik yang berhubungan dengan komitmen organisasi. Metode Penelitian non eksperimental dengan rancangan cross sectional dengan objek penelitian adalah puskesmas dan karyawan puskesmas sebagai unit analisis. Kuesioner disebarkan kepada 183 orang karyawan di 12 puskesmas yang masing-masing mewakili tiap kecamatan. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara kepuasan kerja dan pertimbangan keadilan dengan komitmen organisasi dengan r = 0,628. Komitmen organisasi mempunyai hubungan yang signifikan dengan kepuasan kerja (r = 0,619) dan pertimbangan keadilan (r = 0,339). Hasil analisis menunjukkan hubungan yang signifikan antara komitmen organisasi dengan masing-masing sub variabel kepuasan kerja yang terdiri dari tanggapan terhadap pekerjaan (r = 0,655), penilaian kinaja (r = 0,496), kondisi kerja (r = 0,49), ganjaran (r = 0,433) dan dengan sub variabel pertmbangan keadilan yang terdiri dari keadilan distributif (r = 0,403), keadilan prosedural (r = 0,239). Analisis korelasi Spearman antara faktor karakteristik demografik dengan komitmen organisasi menghasikan signifikansi untuk umur (p = 0,576), masa kerja (p = 0,192), dasar pendidikan (p = 0,567), dan dengan analisis Independent Sample T-Test menghasilkan signifikansi untuk jenis kelamin (p = 0,645), dan status perkawinan (p = 0,361). Kesimpulan: (a) Terdapat hubungan positif yang signifikan antara kepuasan kerja dengan komitmen organisasi karyawan; (b) Terdapat hubungan positif yang signifikan antara pertimbangan keadilan dengan komitmen organisasi karyawan; (c) Tidak satupun faktor karakteristik demografik (umur, masa kerja, dasar pendidikan, jenis kelamin dan status perkawinan) yang berhubungan dengan komitmen organisasi.

Background: Recently, there appears people's unsatisfaction to the process of health care service in the health center, especially about the staffs' discipline in serving daily activities. It can be seen based on many complaints submitted either directly or indirectly through various mass media. In the research, it will be discussed about the correlation between job satisfaction, justice judgments with the organizational commitment belonged to the community healt center staffs, and know about the demographic characteristic correlate to the organization commitment as well. Method: This non-experimental research held cross-sectionally with the research object is the community health centers and the staffs as the analysis unit. The questionnaires was distributed to the 183 staffs in 12 community health centers that represented each subdistrict. Result: There is a significant correlation between the job satisfaction and the justice judgments with organizational commitment of r = 0.628. The organizational commitment have the significant correlation of (r-.619) and the justice judgments of (r.-3.339). The analysis result shows that the significant correlation between the organizational commitment and each sub-variable of job satisfaction consisting respond to the work of (r-4).655), performance appraisal (r=0.496), working condition of (r41.49), reward of (r.).433) and with sub-variable of justice judgments consisting of the distributive fairness of (r(3.403), procedural fairness of (r4).239). The Spearman correlation analysis between the demographic characteristic factor and the organizational commitment result the significance to the age of (p.576), time of work of (p=0.192), education base of (p--3.567), and with the independent sample t-test result the significance to the sex of 0.645), and marital status of (p-.361). Conclusion: (a) There is a positive significant correlation between the job satisfaction and the staff organizational commitment; (b) There is a positive correlation between the justice judgments and the staff organizational commitment; (c) None of the demographic characteristic factors (age, time of work, education base, sex, and marital status) correlate to the organizational commitment.

Kata Kunci : kepuasan kerja, pertimbangan keadilan, komitmen organisasi, job satisfaction, justice judgments, organizational commitment


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.