Laporkan Masalah

Sistem insentif petugas rawat inap di Puskesmas Labuha Bacan Kabupaten Maluku Utara

KAUSAHA, Husein, Dr. Sito Meiyanto

2001 | Tesis | S2 Kesehatan Masyarakat

Peningkatan kualitas pelayanan puskesmas dipenganrhi oleh banyak faktor, tetapi faktor sumber daya manusia merupakan faktor yang paling penthg. Agar sumber daya manusia mempunyai daya ungkit yang besar terhadap kualitas pelayanan, puskesmas harus dikelola dengan baik. Sistem insentif yang merupakan faktor e k s t d dan motivasi kerja yang menrpakan fbktor internal sangat berpengaruh pada kinerja karyawan, hem dua faktor tersebut mempunyai daya ungkit ymg paling tinggi. Diduga telah terjadi penurunan motivasi kerja petugas rawat hap sehubungan dengan sistem insentifyang telah di'berlakukan di unit rawat inap puskesmas Labuha kabupaten Maluku Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengembangkan penerapan sistem insentifyang telah diberlakukan di unit rawat inap puskesmas Labuha. Penelitian ini mempakan pelitian deskriptif dengan menggmakan pendekatan kualitaa, dilskukan di unit rawat inap puskesms Labuha. Subjek penelhian adalah petugas rawat inap yang meliputi perawat, bidan, dan tenaga lainnya yang bejumlah 13 orang. Data diambil dengan wawancara mendalam. Dari analisis hlitatif yang telah ditakukan diperoleh had bahwa sistem insentif yang telah diiakukan ti& meningkatkm motivasi kerja petugas rawat hap. Faktor yang mempengaruhi penurunan motivasi kerja tersebut adalah kurangnya transparan dalam pengdolaan keuangan, ketidak adilan dalam pemba-ya, karena tidak berdasar pada produlctivitas kerja. Standar kerja petugas dan sistem penilaian kinerja belum dirumuskan untuk dipergunakan sebagaimana yang diharapkan

Improving service quality is innUenced by many factors, but the human resources factor is the most important one. In order that the human resources provide big support for service quaiity, a community health center should be wellmanaged. Incentive system,which is an external factor, and work mtivatiou, which is an internal one, are both very influential for staff performance as both factors that are the most important performance drives. Work motivation among staff of in-patient instailation has been decreasing as a result of the appIied incentive system at in-patient installation in Labuha Community Health Center, North Maluku regency. This study aimed at learning and developing the application of incentive system at the in-patient installation, Labcha Community Health Center. The subjects were 13 staff of the in-patient installation including nurses, midwives and other staff. Data were obtained through indepth interviews. From the qualitative analysis, it was found that the incentive system did not improve work motivation among staff of the in-patient installation. Factors influencing the lower work motivation were lack of transparency in financial management, unjust distribution, as this was not based on work productivity. Work standard for staffand performance evaluation had not been formulated as expected.

Kata Kunci : Layanan Kesehatan,Petugas Rawat Inap,Insentif,Incentive System, Motivation, In-Patient Installation Staff


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.