Evaluasi pengaruh pembayaran segera jasa medis sistem fee for service and pooling terhadap produktivitas dokter spesialis :: Kajian di RSUD AM Parikesit dan RSUD AW Syahrani Kalimantan Timur
HIDAR, Ali, Dr. Sito Meiyanto
2001 | Tesis | S2 Kesehatan MasyarakatAgar rumah sakit dapat menjamin tingkat produktivitas dokter spesialis sesuai yang diinginkan, maka perlu merancang sistem kompensasi yang baik. RSUD AM Parikesit sejak tahun 1998 telah melakukan perubahan sistem kompensasi jasa medis dengan pembayaran segera jasa medis, dan RSUD AW Syahrani sejak tahun 1999. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh pelaksanaan pembayaran segera jasa medis sistemfeefor service dan pooling terhadap produktivitas dokter spesialis. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi sumatif dengan rancangan cross sectionaZ survey untuk mendapatkan informasi tentang variabel-variabel yang berkenaan dengan masalah dalam penelitian ini, dengan cara melakukan tinjauan (reviews) pengaruh pelaksanaan sistem pembayaran segera jasa medis terhadap produktivitas dokter spesialis di RSUD AM Parikesit Tenggarong dan RSUD AW Syahrani Samarinda Kalimantan Timur. Hasil penelitian ini adalah: 1. Secara umum pembayaran jasa medis dikedua rumah sakit sudah lebih cepat waktu pembayarannya (1-1% bulan). 2. Lebih lamanya waktu pembayaran di RSUD AW Syahrani dikarenakan cara pembagiannya dengan pooZing, sedangkan RSUD AM Parikesit dengan carafeefor service. 3. Dokter spesialis menganggap tidak adil pembagian jasa medis dengan cara pZing. 4. Tidak ada peningkatan produktivitas di RSUD AW Syahrani, sedangkan di RSUD AM Parikesit terjadi peningkatan produktivitas setelah dilaksanakan pembayaran segera jasa medis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: 1 .Terjadinya peningkatan produktivitas dokter spesialis setelah pembayaran segera jasa medis di RSUD AM Parikesit. 2.Tidak terjadi peningkatan produktivitas setelah pembayaran segera jasa medis di RSUD AW Saran yang diusulkan adalah: 1. Agar pihak manajemen RSUD AW Syslhrani dapat meninjau kembali cara pembagian jasa medis yang selama ini digunakan (pooZing) untuk dirubah dengan cara fee for service, 2. Sebaiknya dilakukan penelitian lanjut terhadap faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi produktivitas Dokter Spesialis di kedua Rumah Sakit tersebut.
Well compensation system is important to assure specialist doctor productivity in hospital. Since 1998, AM Parikesit Local Hospital has made a change in medical service of compensation system in by implementing medical service payment timely (immediate payment), while AW Syahranie local hospital implemented the system since 1999. The study was aimed to explore the influence of implementation of medical service payment system toward specialist doctor productivity. This study was a summative evaluation and cross sectional survey to get information about variables of the study that related to the problem by reviewing the implementation influenced of the medical service payment system in AM Parikesit local hospital in Tenggarong and AW Syahranie local hospital in Samarinda, East Kalimantan. The study showed that: 1) generally, medical service payment in both hospital was faster in the time of payment (1-1 1/2 months); 2) in AW Syahranie local hospital, the time of payment was slower than in AM Parikesit local hospital. It was caused by the difference system of sharing. In AW Syahrmie local hospital, they used pooling system, while in AM Parikesit local hospital, they used fee for service; 3) specialist doctor considered that pooling was not fair system of payment; 4) there was not any increasing productivity in AW Syahranie local hospital, while in AM Parikesit, there was increasing of productivity after the implementation of medical service payment. The study concluded that: 1) Medical service payment timely was increasing productivity of specialist doctor in AM Parikesit local hospital. 2) Medical service payment timely was not increasing productivity of specialist doctor in AW Syahranie local hospital. The study suggested: 1) It is better for the management of AW Syahranie local hospital to review the way of payment they used (fiom pooling to fee for service); 2) Further study to evaluate the factors that influenced the productivity of Specialist Doctors in both hospital must be done.
Kata Kunci : Manajemen Rumah Sakit, Kompensasi Jasa Medis, Dokter Spesialis, compensation system, medical service payment, fmr perception, job satisfaction, productivity.