PERAN PUSAT STUDI PARIWISATA UGM DALAM RANGKA MENINGKATKAN PROFESIONALISME KERJA BIDANG PARIWISATA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
HANNIF ANDY AL ANSHORI, Pitaya S.E.T., M.Sc.
2013 | Tugas Akhir | D3 KEPARIWISATAANDi Indonesia, pariwisata diproyeksikan sebagai penghasil devisa terbesar sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat. Realitas sosial menunjukkan bahwa pariwisata memang merupakan fenomena yang kompleks, bukan sekedar kegiatan dengan obyek utama industri pelayanan yang melibatkan manajemen produk dan pasar, tetapi lebih dari itu merupakan proses dialog antara wisatawan sebagai guest dan masyarakat lokal sebagai host. Pembangunan pariwisata harus didasarkan kepada semangat untuk menerapkan prinsip good governance, baik di kalangan pemerintah, swasta maupun masyarakat. Pengelolaan pariwisata memerlukan profesionalisme yang mencakup bukan hanya keterampilan dan pengetahuan semata, tetapi juga sikap yang konsisten terhadap komitmen untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Salah satu lembaga yang bergerak untuk mengadakan bimbingan teknis, pelatihan, dan sosialisasi program tersebut adalah Pusat Studi Pariwisata Universitas Gadjah Mada. Atas dasar tersebut, penulis ingin mengetahui bagaimana peran Pusat Studi Pariwisata UGM dalam upaya meningkatkan profesionalisme kerja bidang pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuan lain dari penulisan ini yaitu menganalisis arti pentingnya profesionalisme kerja bidang pariwisata dan usaha Pusat Studi Pariwisata UGM dalam meningkatkan profesionalisme kerja bidang pariwisata. Selain itu, penulis menggunakan metode data kualitatif yang didapat berdasarkan atas hasil observasi, wawancara, partisipasif, dan kajian pustaka untuk menguatkan hasil penelitian di PUSPAR UGM. Profesionalisme kerja di bidang pariwisata merupakan pandangan atau sikap mental dalam bentuk komitmen dari para anggota suatu profesi untuk senantiasa mewujudkan dan meningkatkan kualitas profesionalannya di bidang pariwisata. Dalam melaksanakan tugasnya untuk meningkatkan profesionalisme bidang pariwisata di DI. Yogyakarta, PUSPAR UGM didukung dengan banyaknya dukungan dari luar instansi baik itu pemerintah, maupun swasta. Selain itu, dalam melaksanakan tugasnya, ada beberapa hambatan yang dialami PUSPAR UGM baik itu dari internal maupun eksternal PUSPAR UGM, diantaranya adalah penyesuaian waktu, faktor narasumber yang kurang berkompeten, dan miss communication antar instansi.
In Indonesia, tourism is projected as the largest foreign exchange earner while improving the welfare of the people. Social reality shows that tourism is a complex phenomenon, not just an activity which its main object is the service industries involving product management and market, but also a process of dialogue between the tourists and the local community as a guest host. Tourism development should be based on a passion for applying the principles of good governance, both among government, private and public. Management of tourism requires professionalism that includes not only the skills and knowledge, but also a consistent attitude toward the commitment to sustainable development. One of the institutions engaged to conduct technical guidance, training, and socialization of the program is the Center for Tourism Studies, Gadjah Mada University. On this basis, the authors wanted to find out the role of the Center for Tourism Studies UGM in an effort to improve the professionalism of tourism in Yogyakarta. Another purpose of this paper is to analyze the importance of professionalism in tourism and business Center for Tourism Studies UGM in enhancing professionalism in tourism. In addition, the authors used qualitative methods of data obtained based on the results of observations, interviews, participatory, and review of the literature to corroborate the results of research in PUSPAR UGM. Professionalism in tourism is a view or a mental attitude in the form of the commitment of the members of a profession to continue to reach and enhance the quality of profesionalism in the field of tourism. In performing its duties to enhance professionalism in tourism in DI. Yogyakarta, PUSPAR UGM is supported by much support from outside agencies both government and private. Moreover, in carrying out their duties, there are several barriers experienced PUSPAR UGM both internal and external of PUSPAR UGM, including the adjustment of time, less competent sources, and miss communication between agencies.
Kata Kunci : sapta pesona, profesionalisme kerja, sadar wisata, pariwisata berbasis masyarakat.